Sehari Sebelum UKW, PWI DKI Jakarta Adakan Pelatihan Pendampingan bagi Peserta

- Jurnalis

Kamis, 20 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) DKI Jakarta mengadakan Pra Uji Kompetensi Wartawan (UKW) sehari sebelum pelaksanaan UKW yang digelar melalui Lembaga Uji Kompetensi Wartawan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) pada 21 dan 22 Februari 2025.

Foto: PWI DKI Jakarta Gelar Pra UKW Sehari Sebelum Uji Kompetensi Wartawan

 

Ketua PWI DKI Jakarta, Kesit B. Handoyo, menyampaikan bahwa kegiatan pra UKW ini bertujuan agar para peserta lebih siap menghadapi uji kompetensi keesokan harinya.

 

 

“Kami berharap melalui pra UKW ini, peserta dapat lebih tenang dan percaya diri dalam menghadapi UKW, sehingga hasil yang diperoleh maksimal,” ujarnya.

 

 

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI DKI Jakarta, TB Adhi, menambahkan harapannya agar seluruh peserta dapat menjalani UKW dengan lancar.

 

“Kami ingin semua peserta dapat mengikuti UKW dengan baik dan memperoleh hasil yang memuaskan,” katanya.

 

 

Sebagai narasumber dalam kegiatan pra UKW, Aat Surya Safaat, yang juga merupakan Asesor Uji Kompetensi Wartawan PWI/Dewan Pers, menjelaskan berbagai poin penting yang harus dipahami peserta saat menjalani UKW.

 

 

Ia menekankan bahwa UKW bukan sekadar formalitas, melainkan suatu proses yang menguji kapasitas seorang wartawan dalam menjalankan tugasnya secara profesional sesuai dengan kode etik jurnalistik dan standar kompetensi yang telah ditetapkan Dewan Pers.

 

 

“Peserta harus memahami bahwa uji kompetensi ini mengukur tiga aspek utama, yaitu kemampuan wartawan dalam bekerja secara profesional, pemahaman terhadap kode etik jurnalistik, serta keterampilan teknis dalam menghasilkan berita yang akurat dan berimbang. Oleh karena itu, persiapan yang matang sangat diperlukan agar mereka dapat menjawab tantangan dalam uji kompetensi dengan baik,” jelasnya.

 

 

Aat juga mengingatkan bahwa UKW bukan sekadar ujian, tetapi juga proses pembelajaran bagi para wartawan untuk terus meningkatkan kualitas jurnalismenya.

 

 

“Wartawan yang kompeten adalah mereka yang tidak hanya mahir dalam menulis berita, tetapi juga memiliki pemahaman mendalam mengenai hukum pers, mekanisme kerja jurnalistik, serta mampu menghadapi berbagai tantangan di lapangan dengan tetap menjunjung tinggi etika dan integritas,” tambahnya.

 

Dengan adanya pra UKW ini, diharapkan para peserta lebih siap dan tidak mengalami kendala saat menghadapi uji kompetensi yang menjadi syarat utama dalam peningkatan profesionalisme wartawan. (*)

Berita Terkait

Polda Metro Jaya Kerahkan 4.547 Personel Gabungan Amankan Aksi Unjuk Rasa di Sejumlah Titik Strategis Jakarta
Pelayanan SPKT Polda Metro Jaya Tuai Apresiasi, Ade Rahmat: Cepat dan Profesional
Aksi Unjuk Rasa di Monas Berlangsung Tertib, Polda Metro Jaya Pastikan Situasi Jakarta Tetap Kondusif
Patroli Humanis Brimob Polda Metro Jaya Jaga Kondusivitas Kabupaten Bekasi
Diduga Beraksi Berkelompok, Komplotan Pencopet di PRJ Kemayoran Diburu Polisi
Polri Bagikan Makanan Ringan kepada Massa Aksi Mahasiswa BEM UBK, Kedepankan Pendekatan Humanis dalam Pengamanan
Demo Mahasiswa di Bundaran HI Tanpa Surat Resmi, Polisi Tetap Kedepankan Pengamanan Humanis
Sambut HUT Jakarta ke-499, Ancol Gratiskan Tiket Masuk untuk Warga Ber-KTP Jakarta Selama Tiga Hari
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:50 WIB

Polda Metro Jaya Kerahkan 4.547 Personel Gabungan Amankan Aksi Unjuk Rasa di Sejumlah Titik Strategis Jakarta

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:49 WIB

Pelayanan SPKT Polda Metro Jaya Tuai Apresiasi, Ade Rahmat: Cepat dan Profesional

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:42 WIB

Aksi Unjuk Rasa di Monas Berlangsung Tertib, Polda Metro Jaya Pastikan Situasi Jakarta Tetap Kondusif

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:13 WIB

Patroli Humanis Brimob Polda Metro Jaya Jaga Kondusivitas Kabupaten Bekasi

Senin, 15 Juni 2026 - 18:35 WIB

Diduga Beraksi Berkelompok, Komplotan Pencopet di PRJ Kemayoran Diburu Polisi

Berita Terbaru

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya mendeportasi tiga warga negara (WN) China berinisial YJ, CN, dan LJ setelah terbukti memanipulasi data untuk memperoleh visa kunjungan bisnis dan pra investasi di Indonesia.

Hukum & Kriminal

Tiga WN China Dideportasi Imigrasi Surabaya karena Manipulasi Data Visa

Sabtu, 20 Jun 2026 - 07:41 WIB