Kesit Ketua PWI Jaya Tolak Keras UU Penyiaran yang Merugikan Pers

- Jurnalis

Senin, 27 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PWI Jaya Kesit Budi Handoyo berorasi di depan Gedung DPR RI menolak Revisi UU Penyiaran, Senin (27/5/2024).

Ketua PWI Jaya Kesit Budi Handoyo berorasi di depan Gedung DPR RI menolak Revisi UU Penyiaran, Senin (27/5/2024).

JAKARTA, okjakarta.com

Asosiasi jurnalis Indonesia yang tergabung dalam beberapa organiasisi pers dan mahasiswa, menggelar unjuk rasa di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Senin (27/5/2024). Masyarakat dengan tegas menolak RUU Penyiaran yang kini sedang digodok DI DPR RI.

Pantauan Wartawan lebih dari 100 jurnalis muda dan wartawan senior dari berbagai media dan berbagai organisasi menggelar aksi melayangkan protes di depan Gedung Dewan. Spanduk dibentangkan, poster-poster pun digelar. Peserta aki yang turun berasal dari gabungan pers mahasiswa dan organisasi pro-demokrasi.

Organisasi kewartawanan yang ikut aksi antara lain PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) DKI Jakarta, IJTI (Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen), Pewarta Foto Indonesia (PFI), Serikat Pekerja Media dan Industri Kreatif Untuk Demokrasi (SINDIKASI) dan organisasi lainnya.

Aksi dimulai sekitar pukul 09.40 diawali dengan long march para peserta menuju depan gerbang Gedung DPR diiringi dengan moil komando. Dari atas mobil komando, perwakilan pengurus organisasi kewartawanan meneriakkan penolakan. “Jangan bungkam pers. Kita semua harus tolak revisi Undang-Undang Penyiaran,” teriak orator di mobil komando.

Dua spanduk besar bertuliskan “Dukung Kebebasan Pers, Tolak Revisi UU Penyiaran” dibentang peserta aksi. Spanduk lainnya bertuliskan “Tolak Revisi UU Penyiaran,” juga dibentangkan. Sejumlah poster juga dibentangkan di jalan, di antaranya bertuliskan ‘Suara Kami Tidak Bisa Dibungkam!’. Poster lainnya ‘RIP Demokrasi ? Enggak Deh, Lawan’.

Sebelum memulai orasi, peserta mengumpulkan ID card wartawan, poster, kamera, dan peralatan liputan mereka di depan sebagai aksi simbolik. “Apakah kita akan lawan? lawan, lawan!!!!,” teriak jurnalis.

LAWAN

Perwakilan dari organisasi pers pun bergiliran menyampaikan orasi, menolak revisi UU Penyiaran dan pasal-pasal yang dinilai mempreteli kebebasan pers. Ketua PWI Jakarta, Kesit Budi Handoyo mengajak masyarakat pers untuk terus mengawal dan mengawasi rencana Dewan merivisi UU Penyiaran.

“Rekan-rekan sekalian. Kita tau, saat ini anggota Dewan akan merivisi UU Penyiaran, di mana ada pasal-pasal yang akan merugikan kita,” ungkap Kesit. “Untuk itu kita harus tegas menolak,” tegas komentator sepak bola ini.

Kesit menegaskan, pasal-pasal di dalam UU Penyiaran yang akan direvisi, akan sangat merugikan pers. “Pers dibungkam, pers dipasung, kita harus menolak,” tandas Kesit.

Berita Terkait

Manipulasi Pelat Nomor Jadi Tantangan Penegakan Hukum di Era ETLE
Kemnaker Masukkan Teknisi Ponsel dalam Inaskill 2026 untuk Pertama Kali
Ketua Umum PB KBM Tubagus Bahrudin Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Guruh Soekarnoputra
Rumah Subsidi Murah, tapi Biaya Transportasi Mahal: Integrasi Hunian dan Angkutan Publik Mendesak
Guruh Soekarnoputra Tutup Usia, Indonesia Kehilangan Seniman Besar dan Putra Soekarno
Tito: Pemda Punya Peran Penting Jaga Harga dan Kendalikan Inflasi
BGN Suspend Berat SPPG Batang Usai 219 Penerima MBG Terdampak
Personel Satlap Tricakti Gagalkan Penyelundupan 3,6 Ton Pasir Timah di Air Saga Belitung.
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 15:01 WIB

Manipulasi Pelat Nomor Jadi Tantangan Penegakan Hukum di Era ETLE

Senin, 28 September 2026 - 12:35 WIB

Kemnaker Masukkan Teknisi Ponsel dalam Inaskill 2026 untuk Pertama Kali

Minggu, 27 September 2026 - 16:00 WIB

Ketua Umum PB KBM Tubagus Bahrudin Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Guruh Soekarnoputra

Sabtu, 26 September 2026 - 13:40 WIB

Rumah Subsidi Murah, tapi Biaya Transportasi Mahal: Integrasi Hunian dan Angkutan Publik Mendesak

Sabtu, 26 September 2026 - 10:39 WIB

Guruh Soekarnoputra Tutup Usia, Indonesia Kehilangan Seniman Besar dan Putra Soekarno

Berita Terbaru

Foto: Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Timur Eka Darmawan berbincang bersama pimpinan Majelis Taklim Nurul Hasan, Habib Syekh Bin Umar, saat bersilaturahmi di kediamannya, Batu Ampar, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (29/9/2026).

Wali Kota Jakarta Pusat

Sekko Eka Darmawan Dorong Sinergi Pemerintah dan Ulama di Batu Ampar

Selasa, 29 Sep 2026 - 22:18 WIB

Foto: Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, menyerahkan penghargaan kepada majelis taklim yang meraih hasil terbaik dalam pembinaan majelis taklim tingkat Kota Administrasi Jakarta Timur Tahun 2026, Selasa (29/9/2026).

Wali Kota Jakarta Pusat

Raih Nilai Tertinggi, Al Fajar Munjul Jadi Wakil Jaktim di Tingkat DKI

Selasa, 29 Sep 2026 - 21:16 WIB