Paus Fransiskus Tiba di Kedubes Vatikan Dengan Mobil Sederhana

- Jurnalis

Selasa, 3 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


JAKARTA, okjakarta.com

LSekitar pukul 12.30 WIB, Selasa (3/9/2024), Paus Fransiskus dengan menggunakan Kijang Innova Zenix SCV 1 tiba di Kedubes Vatikan di Jalan Merdekat Timur.

Menunjukkan kesederhanaan, kendaraam Paus Fransiskus dan rombongan tiba dengan pengawalan standar sejumlah mobil Paspampres dan beberapa kendaraan lainnya yang justru lebih mewah daripada kendaraan yang digunakan Paus Fransiskus, yang diperkirakan hanya sekitar Rp600 juta.

Sebelumnya, Pemimpin Gereja Katolik Dunia tersebut mendarat dengan pesawat komersil ITA Air Ways sekitar pukul 11.25 WIB.

Begitu keluar dari lift khusus Paus Fransiskus langsung disambut dengan karangan bunga yang dibawa oleh dua puteri kecil didampingi oleh Padre Marco Solo Kewuta SVD, Staf Dewan Kepausan untuk Dialog Antarumat Beragama.

Paus kemudian memberi salam dan berkat kepada kedua pembawa karangan bunga tersebut.

Paus Fransiskus disambut oleh Menteri Agama RI (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, menyusul Anggota Watimpres Gandi Sulistiyanto, Dubes RI untuk Vatikan Michael Trias Kuncahyono.

Selanjutnya Nuntius Mgr Piero Pioppo, Ketua Konferensi Waligereja Indonesia, Mgr Antonius Subianto Bunjamin OSC, Kardinal Ignatius Suharyo, dan Ketua Panitia Kunjungan Paus Ignasius Jonan.

Paus kemudian menuju mobil khusus yang telah disediakan untuk selanjutnya keluar dari area bandara Soekarno Hata dan langsung menuju Embassy of Vatican atau Nunsiatura Apostolik untuk Indonesia di Jl Medan Merdeka Timur, Gambir, Jakarta Pusat.

Paus Fransiskus dijadwalkan akan berada di Jakarta -Indonesia selama 4 hari. Sejumlah agenda telah menantinya yakni mengunjungi Presiden RI Joko Widodo, lalu mengunjungi Masjid Istiqal, Gereja Katedral, Komunitas-komunitas penerima manfaat dari Program Karya Kepausan di Indonesia.

Sementara suasana di Media Center di Hotel Mandari, Jl.Thamrin Menteng jakarta Pusat, sejak pagi hari para wartawan telah melakukan aktivitas memantau kedatangan Paus Fransiskus dan rombongan.

Petugas Registrasi, Dio mengatakan, sejak pagi hari sudah ada sejumlah wartawan dari media-media asing di antaranya Italia.

“Sekitar 15 orang tapi baru registrasi sekitar 8 orang. Iya, mungkin teman-teman masih ada aktivitas di luar,” kata Dio.

Berita Terkait

Polwan Satgas Damai Cartenz Hadir di Pasar Keyabi, Perkuat Rasa Aman dan Dukung Aktivitas Ekonomi Warga Nduga
BARA JP Instruksikan Kader Tetap Tenang dan Fokus Dukung Stabilitas Nasional
Herry Dahana: Persatuan Nasional Jadi Kunci Hadapi Tantangan Global dan Sukseskan Kepemimpinan Prabowo
Demo #IndonesiaMenujuBangkrut: Mahasiswa Kritik APBN, Harga BBM hingga Program Strategis Pemerintah
Dosen Pascasarjana UNIYAP Papua: Kenaikan Pertamax Harus Diimbangi Transparansi dan Penguatan Ekonomi
UU Polri Baru dan Wacana Jabatan Sipil, Dr. Mansur: Menata Arah Reformasi Kepolisian di Era Digital
Naek Pangaribuan: UU Polri Baru Jadi Tonggak Penguatan Kepolisian di Era Ancaman Siber dan AI
Wakapolri Ajak Nobar Gratis Piala Dunia 2026 Serentak di Seluruh Indonesia
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:08 WIB

Polwan Satgas Damai Cartenz Hadir di Pasar Keyabi, Perkuat Rasa Aman dan Dukung Aktivitas Ekonomi Warga Nduga

Senin, 15 Juni 2026 - 17:57 WIB

BARA JP Instruksikan Kader Tetap Tenang dan Fokus Dukung Stabilitas Nasional

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:28 WIB

Herry Dahana: Persatuan Nasional Jadi Kunci Hadapi Tantangan Global dan Sukseskan Kepemimpinan Prabowo

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:11 WIB

Demo #IndonesiaMenujuBangkrut: Mahasiswa Kritik APBN, Harga BBM hingga Program Strategis Pemerintah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:00 WIB

Dosen Pascasarjana UNIYAP Papua: Kenaikan Pertamax Harus Diimbangi Transparansi dan Penguatan Ekonomi

Berita Terbaru

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengungkapkan sekitar 77 persen pelaku UMKM di Indonesia masih belum memiliki legalitas usaha dan menjalankan aktivitas bisnis secara informal.

Bisnis Ekonomi

Menteri UMKM: 77 Persen Pelaku UMKM Belum Miliki Legalitas Usaha

Kamis, 18 Jun 2026 - 12:00 WIB