Lapas Narkotika Jakarta Sabet Gelar WBK di Penghujung 2024

- Jurnalis

Selasa, 17 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Dipenghujung 2024, Lapas Narkotika Jakarta kembali meraih prestasi membanggakan.

Dibawah komando Kalapas Narkotika Jakarta, Fonika Affandi, untuk pertama kalinya, Lapas Narkotika Jakarta berhasil meraih gelar Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

 

Bertempat di Politeknik Pengayoman Indonesia, pada Senin (16/12), Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto didampingi oleh Wamen Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim, memberikan secara langsung penghargaan ZI-WBK kepada Kalapas Narkotika Jakarta, Fonika Affandi.

 

Dalam sambutannya, Menko Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Prof. Yusril Ihza menyampaikan bahwa ada tiga pokok pondasi yang harus menjadi perhatian dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. “Pondasi-pondasi tersebut adalah menciptakan stabilitas hukum, kesinambungan pembangunan, dan pengembangan sumber daya manusia,” ujar Yusril.

 

Selanjutnya, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, juga mengucapkan Terima kasih kepada seluruh satuan kerja atas prestasi dan kerja kerasnya. Agus pun menyampaikan bahwa akhir tahun anggaran berjalan dapat memberikan kontribusi yang baik kepada Kementerian Hukum dan Ham dalam menyelesaikan program kerja tahun berjalan, tutupnya.

 

Fonika Affandi menyampaikan apresiasi yang tinggi dan rasa bangganya terhadap satker yang dipimpinnya, Lapas Narkotika Jakarta. “Alhamdulillah, saya pada hari ini merasa bangga dan mengapresiasi seluruh jajaran yang tanpa rasa lelah memberikan pelayanan terbaik kepada stakeholder maupun masyarakat” buka Fonika.

 

Fonika juga menambahkan bahwa penghargaan yang diraih pada hari ini merupakan pelecut semangat bagi jajaran Lapas Narkotika Jakarta ditahun 2025. “Penghargaan ini merupakan pelecut semangat jajaran Lapas Narkotika Jakarta untuk memberikan pelayanan yang terbaik ditahun 2025 nantinya”, ujar Fonika.

 

Fonika juga menyampaikan ini merupakan kado akhir tahun yang indah bagi jajaran Lapas Narkotika Jakarta. “Penghargaan ini merupakan kado akhir tahun yang indah yang kita nanti-nantikan semenjak kita membangun ZI-WBK pada tahun 2018 dan akhirnya pada tahun 2024, setelah perjuangan yang panjang, Alhamdulilah kita dapat meriah WBK”, pungkas Fonika. Predikat WBK merupakan penghargaan bagi satuan kerja yang berhasil memenuhi sebagian besar indikator dalam program pembangunan Zona Integritas. Program ini mencakup berbagai aspek, seperti manajemen perubahan, penataan tata laksana, penguatan pengawasan, penataan manajemen SDM, serta peningkatan akuntabilitas kinerja.

 

Keberhasilan Lapas Narkotika Jakarta meraih predikat WBK menjadi bukti nyata dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Berita Terkait

DePA-RI Desak Revisi UU Advokat Berorientasi pada Kualitas Profesi dan Kepentingan Pencari Keadilan
Nusakambangan Bertransformasi, Lahan Penjara Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan
Re -LUN Seret Nama Darmawan Prasodjo, Meteran Pintar Rp5 Triliun Jadi Sorotan, Re-LUN Minta Kejagung Telusuri Dugaan Suap di PLN
KemenHAM Jabar Kawal Pemenuhan Hak Korban Dugaan Penyekapan Selama Dua Tahun
Pelaku Penganiayaan Balita di Bekasi hingga Kini Belum Ditangkap, Sang Ibu Minta KDM Bertindak
Imigrasi Operasikan 306 Autogate, Cegah Pungli dan Percepat Pemeriksaan Penumpang
Tiga WN China Dideportasi Imigrasi Surabaya karena Manipulasi Data Visa
Kasus Perampokan Menteng Ternyata Rekayasa, Polisi Ungkap Dugaan Percobaan Pembunuhan oleh Rekan Korban
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:18 WIB

DePA-RI Desak Revisi UU Advokat Berorientasi pada Kualitas Profesi dan Kepentingan Pencari Keadilan

Senin, 22 Juni 2026 - 13:03 WIB

Nusakambangan Bertransformasi, Lahan Penjara Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:54 WIB

Re -LUN Seret Nama Darmawan Prasodjo, Meteran Pintar Rp5 Triliun Jadi Sorotan, Re-LUN Minta Kejagung Telusuri Dugaan Suap di PLN

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:27 WIB

KemenHAM Jabar Kawal Pemenuhan Hak Korban Dugaan Penyekapan Selama Dua Tahun

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:21 WIB

Pelaku Penganiayaan Balita di Bekasi hingga Kini Belum Ditangkap, Sang Ibu Minta KDM Bertindak

Berita Terbaru