Pedagang Sayur di Pinggir Jalan Pasar Jembatan Lima Bakal Ditata

- Jurnalis

Selasa, 3 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, OKJAKARTA.COM – Pedagang sayur yang menjajakan dagangannya di atas trotoar di depan Pasar Jembatan Lima, Jakarta Barat, akan segera terkena penataan oleh pihak berwenang. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya penertiban dan peningkatan ketertiban di wilayah tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penataan ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi trotoar sebagai fasilitas umum bagi pejalan kaki, sekaligus mengurangi potensi kemacetan lalu lintas yang sering terjadi di kawasan tersebut.

Namun, penertiban ini tidak lepas dari kontroversi. Sejumlah pedagang diduga memberikan setoran atau “salaran” kepada oknum pengurus wilayah, termasuk di lingkungan RW 01 dan RW 08. Dugaan tersebut memunculkan pertanyaan tentang pengawasan serta transparansi pengelolaan wilayah oleh aparat terkait.

Keluhan juga datang dari masyarakat dan pengguna jalan yang merasa terganggu dengan keberadaan para pedagang. “Trotoar jadi tidak bisa dipakai, kami harus jalan di pinggir jalan, dan ini berbahaya,” ujar salah seorang pengguna jalan yang enggan disebutkan namanya.

Penataan ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk menata kembali kawasan sekitar Pasar Jembatan Lima agar lebih tertib dan nyaman bagi semua pihak. Pemerintah kota diimbau untuk memastikan proses penataan dilakukan secara adil dan transparan, termasuk memberikan solusi alternatif kepada pedagang yang terdampak. (mw)

Berita Terkait

Pemerintah Perkuat Bauran Kebijakan Hadapi Risiko Global, Ekonomi RI Dijaga Tetap Tangguh
Transisi ke Kementerian Haji, Pemerintah Pastikan Layanan Jemaah 2026 Makin Optimal
Menko PMK: Nilai Nyepi Kian Relevan di Tengah Dunia yang Semakin Bising
Kemendag Dorong Pelaku Usaha Adaptif, Bidik Peluang Ekspor di Tengah Ketidakpastian Global
ADB Proyeksi Ekonomi RI Tumbuh 5,2 Persen, FTSE Russell Pertahankan Status Pasar Modal
Ekonomi RI Diproyeksi Tumbuh 5,2 Persen, Status Pasar Modal Tetap Kuat di Tengah Gejolak Global
Pemerintah Dorong Transaksi Mata Uang Lokal untuk Perkuat Kerja Sama Keuangan Global
Sinergi Pusat-Daerah Diperkuat, Pemerintah Dorong Tata Kelola Tambang Rakyat Berkelanjutan di Papua Barat
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 08:54 WIB

Pemerintah Perkuat Bauran Kebijakan Hadapi Risiko Global, Ekonomi RI Dijaga Tetap Tangguh

Minggu, 19 April 2026 - 15:35 WIB

Transisi ke Kementerian Haji, Pemerintah Pastikan Layanan Jemaah 2026 Makin Optimal

Sabtu, 18 April 2026 - 23:19 WIB

Menko PMK: Nilai Nyepi Kian Relevan di Tengah Dunia yang Semakin Bising

Sabtu, 18 April 2026 - 08:18 WIB

Kemendag Dorong Pelaku Usaha Adaptif, Bidik Peluang Ekspor di Tengah Ketidakpastian Global

Kamis, 16 April 2026 - 13:47 WIB

ADB Proyeksi Ekonomi RI Tumbuh 5,2 Persen, FTSE Russell Pertahankan Status Pasar Modal

Berita Terbaru