AHY Tawarkan Kerja Sama Maritim dan Transportasi yang Lebih Luas kepada Rusia

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mendorong penguatan kerja sama Indonesia dan Rusia di sektor maritim, transportasi, pelabuhan, serta logistik modern dalam forum internasional St. Petersburg International Economic Forum 2026 yang berlangsung di St. Petersburg, Jumat (5/6).

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mendorong penguatan kerja sama Indonesia dan Rusia di sektor maritim, transportasi, pelabuhan, serta logistik modern dalam forum internasional St. Petersburg International Economic Forum 2026 yang berlangsung di St. Petersburg, Jumat (5/6).

JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mendorong penguatan kerja sama Indonesia dan Rusia di sektor maritim, transportasi, pelabuhan, serta logistik modern dalam forum internasional St. Petersburg International Economic Forum 2026 yang berlangsung di St. Petersburg, Jumat (5/6).

Dalam pidatonya, AHY menegaskan bahwa konektivitas menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional Indonesia. Sebagai negara kepulauan dengan lebih dari 17 ribu pulau, Indonesia membutuhkan sistem transportasi dan logistik yang semakin efisien guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan.

Konektivitas adalah hal yang menyatukan Indonesia, memperluas peluang, dan memperkuat daya saing kita,” ujar AHY.
Pemerintah, kata dia, saat ini terus memperkuat berbagai pelabuhan strategis, mengintegrasikan sistem logistik nasional, serta mengembangkan jaringan perkeretaapian di sejumlah wilayah, termasuk Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

Menurut AHY, agenda pembangunan tersebut membuka peluang kerja sama yang besar bagi mitra internasional, termasuk Rusia dan negara-negara anggota Eurasian Economic Union.

Ia menyebut kerja sama yang dapat dikembangkan mencakup manufaktur bersama peralatan kereta api dan pelabuhan, transfer teknologi persinyalan dan logistik digital, hingga pengembangan koridor kereta api, pelabuhan, dan logistik yang terintegrasi.

AHY menilai Rusia memiliki pengalaman dan kapasitas teknologi yang kuat di bidang transportasi, logistik, manufaktur, serta rekayasa infrastruktur. Karena itu, hubungan kedua negara dinilai berpotensi berkembang tidak hanya dalam perdagangan, tetapi juga investasi, transfer teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan pengembangan industri strategis.

Selain sektor transportasi dan logistik, Indonesia juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di bidang kemaritiman. Pemerintah terus mendorong modernisasi pelabuhan, penguatan konektivitas antarpulau, pengembangan industri galangan kapal, serta peningkatan efisiensi rantai pasok nasional.

AHY mengatakan pemerintah berharap kemitraan yang semakin erat antara Indonesia dan Rusia dapat memperkuat konektivitas kawasan sekaligus menciptakan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi kedua negara.

Tujuan kami adalah menciptakan mobilitas manusia dan logistik yang lebih efisien guna membuka potensi ekonomi baru di seluruh wilayah Nusantara,” katanya.

Forum SPIEF 2026 menjadi salah satu ajang strategis bagi Indonesia untuk memperkuat hubungan dengan Rusia dan kawasan Eurasia, sekaligus menjajaki peluang kerja sama di bidang infrastruktur, transportasi, energi, teknologi, dan pembangunan berkelanjutan.

Berita Terkait

PT Palma Global Indonesia Tunjuk Mayjen TNI Mar (Purn.) Bambang Sutrisno Jadi Komisaris
Rapat Pleno PT Palma Global Indonesia Tunjuk Hamdani sebagai Komisaris Wilayah Sumatera Barat
PT Palma Global Indonesia Buka Lowongan 1.200 Tenaga Administrasi untuk Penempatan di Seluruh Indonesia
Kamil Sahab Siap Buka Prediksi Politik Indonesia Lewat Podcast, Film Politik Tengah Disiapkan
JM WO Gandeng Nadya Wedding, Ciptakan Momen Pernikahan Penuh Kehangatan
Kementerian Ekraf Bekali 33 Pelaku Usaha Fesyen Tangsel
PT Palma Global Indonesia Tunjuk Remigius Yosephlamatuka Tolok sebagai Komwil NTB dan NTT
Sandy Tumiwa Gabung KADIN, Bidik Peluang Kemitraan dan Pengembangan Ekonomi Kreatif
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:09 WIB

PT Palma Global Indonesia Tunjuk Mayjen TNI Mar (Purn.) Bambang Sutrisno Jadi Komisaris

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:26 WIB

Rapat Pleno PT Palma Global Indonesia Tunjuk Hamdani sebagai Komisaris Wilayah Sumatera Barat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:48 WIB

PT Palma Global Indonesia Buka Lowongan 1.200 Tenaga Administrasi untuk Penempatan di Seluruh Indonesia

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Kamil Sahab Siap Buka Prediksi Politik Indonesia Lewat Podcast, Film Politik Tengah Disiapkan

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:35 WIB

JM WO Gandeng Nadya Wedding, Ciptakan Momen Pernikahan Penuh Kehangatan

Berita Terbaru