Lurah Gunung Sahari Selatan: Berita Tidak Benar, Saya Akan Proses Secara Hukum

- Jurnalis

Rabu, 12 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Lurah Gunung Sahari Selatan, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Dewi Rozana Zulkifli, kepada sejumlah wartawan dengan tegas membantah pemberitaan yang beredar terkait dirinya mengenai pembongkaran di Jalan Bungur 17, tepatnya di RT 14 RW 01. Pada Rabu (12/2/2025) Dewi menyatakan bahwa berita yang tersebar sebelumnya tidak pantas dan tidak sesuai dengan fakta yang ada.

“Saya merasa kecewa dengan pemberitaan yang tidak benar tersebut. Oleh karena itu, saya akan menempuh jalur hukum untuk meluruskan informasi yang salah,” ujar Dewi dalam keterangannya.

Terkait proses pembangunan di lokasi tersebut, Dewi menjelaskan bahwa pihaknya sejak awal hanya memastikan bahwa segala proses perizinan berjalan sesuai aturan. Ia bahkan sempat memberikan izin sementara untuk pembuatan bedeng bagi para pekerja, dengan syarat tidak ada aktivitas pembangunan sebelum izin resmi keluar.

Namun, seiring berjalannya waktu, ia menerima laporan dari petugas bahwa kegiatan pembangunan tetap berjalan meskipun izin belum diterbitkan. “Singkat cerita, mereka kembali datang ke kami. Vendor yang bersangkutan menyampaikan bahwa izin masih dalam proses yang lama, dan akhirnya kami telusuri lebih lanjut,” tambahnya.

Dalam penyelidikan internal, terungkap bahwa ada oknum yang mengurus izin dengan cara tidak sesuai prosedur dan bahkan telah menerima sejumlah uang. Dewi pun berinisiatif menghubungi pihak terkait untuk meminta klarifikasi. “Saya langsung minta mereka membuat pernyataan resmi, dan akhirnya dalam dua minggu izin PBG (Persetujuan Bangunan Gedung) resmi keluar dari citata,” katanya.

Dewi juga menanggapi tuduhan lain yang menyebut dirinya menerima sejumlah bantuan atau diskon dalam kapasitas pribadi. Ia menegaskan bahwa bantuan yang diterima murni untuk kepentingan Kelurahan, seperti kebutuhan petugas PPSU (Bingkisan lebaran). “Bantuan tersebut diberikan secara sukarela dan bukan untuk kepentingan pribadi saya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dewi meminta semua pihak untuk melakukan konfirmasi sebelum menyebarkan informasi yang tidak benar. “Saya berharap agar berita yang beredar lebih berimbang dan berdasarkan fakta. Jika ada yang merasa dirugikan, silakan klarifikasi dengan pihak berwenang,” tegasnya.

Ia juga memastikan bahwa segala proses pembangunan di wilayahnya harus sesuai dengan regulasi yang berlaku. “Kalau memang izin sudah ada, silakan lanjutkan pembangunan. Namun, jika belum, maka harus menunggu izin keluar agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” tutupnya.

Pihak Kelurahan Gunung Sahari Selatan akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan tidak ada pelanggaran dalam proses pembangunan di wilayahnya.

Editor : Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Nusakambangan Bertransformasi, Lahan Penjara Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan
Re -LUN Seret Nama Darmawan Prasodjo, Meteran Pintar Rp5 Triliun Jadi Sorotan, Re-LUN Minta Kejagung Telusuri Dugaan Suap di PLN
KemenHAM Jabar Kawal Pemenuhan Hak Korban Dugaan Penyekapan Selama Dua Tahun
Pelaku Penganiayaan Balita di Bekasi hingga Kini Belum Ditangkap, Sang Ibu Minta KDM Bertindak
Imigrasi Operasikan 306 Autogate, Cegah Pungli dan Percepat Pemeriksaan Penumpang
Tiga WN China Dideportasi Imigrasi Surabaya karena Manipulasi Data Visa
Kasus Perampokan Menteng Ternyata Rekayasa, Polisi Ungkap Dugaan Percobaan Pembunuhan oleh Rekan Korban
Enam WNA Pembuat Onar hingga Overstay Dideportasi dari Bali, Terancam Blacklist Seumur Hidup
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 13:03 WIB

Nusakambangan Bertransformasi, Lahan Penjara Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:54 WIB

Re -LUN Seret Nama Darmawan Prasodjo, Meteran Pintar Rp5 Triliun Jadi Sorotan, Re-LUN Minta Kejagung Telusuri Dugaan Suap di PLN

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:27 WIB

KemenHAM Jabar Kawal Pemenuhan Hak Korban Dugaan Penyekapan Selama Dua Tahun

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:21 WIB

Pelaku Penganiayaan Balita di Bekasi hingga Kini Belum Ditangkap, Sang Ibu Minta KDM Bertindak

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:52 WIB

Imigrasi Operasikan 306 Autogate, Cegah Pungli dan Percepat Pemeriksaan Penumpang

Berita Terbaru