Puncak Peringatan HPN 2025 Dimulai dengan Jalan Santai hingga Ikrar Anti Korupsi

- Jurnalis

Minggu, 9 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU – Hari Pers Nasional (HPN) 2025 dan Ulang Tahun Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ke-79 di Pekanbaru dimulai dengan serangkaian kegiatan yang penuh makna. Dimulai dengan jalan santai dan senam pagi di Taman Tugu Anti Korupsi pada Minggu (9/2/2025) pagi, acara ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, wartawan, dan pejabat daerah.

Setelah senam pagi, rangkaian acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dalam rangka merayakan ulang tahun PWI ke-79. Acara ini menjadi momen kebersamaan dan rasa syukur atas perjalanan panjang organisasi pers yang telah memberikan kontribusi besar bagi dunia jurnalisme di Indonesia.

Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ketua Dewan Pakar PWI Pusat, Dhimam Abror. Doa ini sebagai wujud harapan dan doa untuk kemajuan pers di Indonesia dan keberlanjutan integritas yang dijunjung oleh para wartawan.

Tak kalah penting, acara puncak ditandai dengan penandatanganan spanduk ikrar anti korupsi yang dilakukan oleh tokoh-tokoh pers nasional, Ketua Umum PWI Pusat, serta Ketua PWI Daerah. Penandatanganan tersebut berlangsung di Tugu Anti Korupsi, simbol kuat gerakan anti korupsi yang menjadi fokus penting dalam perjalanan pers Indonesia.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menegaskan komitmen PWI dalam mendukung gerakan anti korupsi, serta memperkuat integritas dan profesionalisme jurnalis dalam menjalankan tugasnya. Pers berperan penting dalam menjaga akuntabilitas dan transparansi, terutama dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks,” ujar Ketua PWI Provinsi Riau Raja Isyam Azwar, di lokasi acara.

Ketua Umum PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen pers dalam menjaga integritas dan profesionalisme. “Pers harus menjadi pilar penting dalam membangun Indonesia yang sehat dan transparan. Hari ini, kita tidak hanya merayakan Hari Pers dan usia PWI, tetapi juga memperteguh komitmen kita dalam melawan korupsi,” jelas Zulmansyah.

Rangkaian acara ini menjadi bagian dari peringatan HPN 2025 yang mengusung tema “Pers Berintegritas Menuju Indonesia Emas”, yang bertujuan untuk mendorong pers agar terus berkomitmen dalam memberikan informasi yang akurat, transparan, dan dapat dipercaya demi kemajuan bangsa.

Editor : Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Seminar Kemenag: Hilal di Bawah Standar, Lebaran Diprediksi Sabtu 21 Maret
Pengawasan DPR Dinilai Melemah, Akademisi Soroti Kualitas dan Independensi Legislatif
DPRD Kukar dan PHM Perkuat Sinergi Strategis, Dorong Ketahanan Energi dan Kesejahteraan Daerah
AHY Dukung Hunian TOD di Manggarai untuk Percepat Program 3 Juta Rumah
AHY Lepas 118 Peserta Mudik Bersama Kemenko Infra, Tekankan Keselamatan dan Kebersamaan
Jabar sebagai Barometer Nasional, APPMBGI Terus Dorong Konsolidasi Kewilayahan Kawal Tata Kelola MBG yang Baik
AHY Lepas Mudik Bersama Kemenko Infra, Tekankan Keselamatan dan Kebersamaan
Indonesia Siap Gelar ASOCIO Digital AI Summit 2026, Dorong AI Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Baru
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 20:24 WIB

Seminar Kemenag: Hilal di Bawah Standar, Lebaran Diprediksi Sabtu 21 Maret

Kamis, 19 Maret 2026 - 01:08 WIB

DPRD Kukar dan PHM Perkuat Sinergi Strategis, Dorong Ketahanan Energi dan Kesejahteraan Daerah

Rabu, 18 Maret 2026 - 16:09 WIB

AHY Dukung Hunian TOD di Manggarai untuk Percepat Program 3 Juta Rumah

Rabu, 18 Maret 2026 - 16:01 WIB

AHY Lepas 118 Peserta Mudik Bersama Kemenko Infra, Tekankan Keselamatan dan Kebersamaan

Rabu, 18 Maret 2026 - 10:10 WIB

Jabar sebagai Barometer Nasional, APPMBGI Terus Dorong Konsolidasi Kewilayahan Kawal Tata Kelola MBG yang Baik

Berita Terbaru

Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) memberikan Remisi Khusus (RK) Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 kepada 1.506 narapidana beragama Hindu. Selain itu, sebanyak 9 anak binaan juga menerima Pengurangan Masa Pidana Khusus (PMPK) Nyepi, Kamis (19/3).

Hukum & Kriminal

1.506 Narapidana Dapat Remisi Nyepi 2026, Empat Orang Langsung Bebas

Kamis, 19 Mar 2026 - 03:26 WIB