Diskusi Publik Driver Online Bahas Potongan Aplikator, Adian Napitupulu: “Kenapa Harus 10%?”

- Jurnalis

Rabu, 30 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Polemik besaran potongan yang diterapkan oleh aplikator ojek online (ojol) kembali mencuat dalam diskusi publik bertema “Kenapa Harus 10%?” yang dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk anggota DPR RI Komisi V Adian Napitupulu, Ketua ABJARSI Rendy Prasetyo, Pengamat Transportasi Edy Suzendi, perwakilan driver R4 Aries Renaldi, driver R2 Kemed, merchant UMKM Laura Valentyna Siregar, serta dimoderatori oleh Ihsan Azis.

Dalam paparannya, Adian Napitupulu menyoroti keberadaan aplikator yang selama ini mengklaim telah menciptakan jutaan lapangan kerja. “Faktanya, banyak pekerjaan itu sudah ada sebelumnya, seperti ojek pangkalan dan warung makan. Teknologi hanya mengubah pola kerja, bukan menciptakan dari nol,” ujar Adian di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu (30/4/2025).

Ia menekankan bahwa saat ini terdapat sekitar 3,1 juta mitra driver dan 1 juta mitra merchant pada salah satu platform besar. Dari perhitungan kasar, jika setiap driver dikenai potongan minimal Rp2.000 per perjalanan dan rata-rata lima perjalanan per hari, maka aplikator bisa mengantongi minimal Rp31 miliar per hari hanya dari driver. Ditambah potongan dari merchant, estimasinya bisa mencapai Rp41 miliar per hari.

“Kalau pendapatan aplikator sebesar itu, apa iya biaya server, operator, dan promosi sebesar Rp30 miliar per hari? Rasanya tidak. Maka wajarlah jika potongan diturunkan ke angka yang lebih manusiawi, yaitu 10%,” tegas Adian.

Foto : Diskusi Publik Driver Online Bahas Potongan Aplikator, “Kenapa Harus 10%?”. Dok: (Fahmy – okjakarta).

Ia juga mengkritik berbagai alasan aplikator soal potongan besar, seperti biaya ambulans dan asuransi. Menurutnya, sebagian besar beban tetap ditanggung oleh driver itu sendiri. Ia mencontohkan, jika aplikator memang menyediakan ambulans, seharusnya bisa dicek dan dibuktikan, namun kenyataannya justru tidak transparan.

Adian menyampaikan bahwa mayoritas anggota Komisi V DPR RI mulai sepakat bahwa potongan 20% hingga 30% saat ini terlalu tinggi. “Bahkan jika dikurangi menjadi 10%, itu sudah cukup adil jika kita melihat fungsi aplikator hanya sebagai perantara,” katanya.

Dalam forum tersebut, muncul semangat kolektif untuk memperjuangkan keadilan bagi driver. Namun Adian juga mengingatkan pentingnya partisipasi aktif dari para driver sendiri. “Kalau teman-teman di DPR semangat, tapi drivernya tidak kompak, ya berat. Ini bukan hanya soal hari ini, tapi masa depan anak-anak kalian,” pungkasnya.

Diskusi ini juga membuka jalan menuju pembentukan Forum Group Discussion (FGD) lanjutan yang akan menghimpun data dan argumentasi lebih kuat, sebagai dasar pengambilan keputusan oleh Komisi V dan Badan Aspirasi Masyarakat DPR RI.

Penulis : Fahmy Nurdin

Editor : Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Kuliner Malam Pengurus PWI Jaya, Sop Kambing Sudi Mampir Bertahan Sejak 1969
Romo Yos Kibarkan Merah Putih di Bawah Laut Morotai: Laut Bukan Batas, Tapi Pemersatu
Perbekel Desa Blahkiuh beri tugas Linmas Ronda Malam
Pelayanan Ganti Nomor Polisi di BPKB Polda Metro Jaya Dinilai Makin Cepat dan Transparan
PAM JAYA Gandeng Mitra Global, Pemprov DKI Percepat Target Layanan Air Bersih 100 Persen
Polwan Dikerahkan, Polda Metro Jaya Kedepankan Pendekatan Humanis dalam Pengamanan Aksi Tani Merdeka
Polemik Alsintan di OKU Timur Diklarifikasi, Pemeriksaan Resmi Pastikan Tak Ada Pelanggaran
Buntut Kasus Amsal Sitepu Kajari Karo Dicopot, Kejagung: Isyarat Keras atas Dugaan Cacat Penuntutan
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Kuliner Malam Pengurus PWI Jaya, Sop Kambing Sudi Mampir Bertahan Sejak 1969

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:25 WIB

Romo Yos Kibarkan Merah Putih di Bawah Laut Morotai: Laut Bukan Batas, Tapi Pemersatu

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:06 WIB

Perbekel Desa Blahkiuh beri tugas Linmas Ronda Malam

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:52 WIB

Pelayanan Ganti Nomor Polisi di BPKB Polda Metro Jaya Dinilai Makin Cepat dan Transparan

Selasa, 28 April 2026 - 09:49 WIB

PAM JAYA Gandeng Mitra Global, Pemprov DKI Percepat Target Layanan Air Bersih 100 Persen

Berita Terbaru

Foto: Tokoh masyarakat sekaligus budayawan Betawi, Babe Mujamil atau yang akrab disapa Babe Jamil, bersilaturahmi dengan jajaran PWI Pokja Wali Kota Jakarta Barat di sela kegiatan Fun Run Wali Kota Jakarta Barat 2026, Minggu (23/8/2026).

Wali Kota Jakarta Pusat

Fun Run Jakbar 2026 Perkuat Sinergi Warga, Pemerintah, dan Insan Pers

Minggu, 23 Agu 2026 - 19:54 WIB

Foto: Wali Kota Arifin bersama sejumlah peserta melepas dan mengikuti kegiatan jalan sehat. Peserta kemudian menempuh rute yang telah ditentukan sebelum kembali ke titik akhir di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat.

Wali Kota Jakarta Pusat

Arifin Dorong Semangat Kepedulian Warga, Dari Jalan Sehat hingga Donor Darah

Minggu, 23 Agu 2026 - 18:52 WIB