Tokoh PSMTI Hadiri Upacara HUT ke-80 Republik Indonesia di Istana Negara

- Jurnalis

Rabu, 20 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tangkapan Layar YouTube. (Dok-Ricky Suharlim)

Foto: Tangkapan Layar YouTube. (Dok-Ricky Suharlim)

JAKARTA – Semangat nasionalisme dan penghormatan terhadap jasa para pahlawan kembali bergema di seluruh penjuru negeri pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Upacara kenegaraan yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Minggu (17/8), berlangsung khidmat dan penuh makna, dihadiri oleh berbagai tokoh bangsa, pejabat negara, hingga perwakilan organisasi masyarakat.

Salah satu organisasi yang turut hadir dalam momen bersejarah ini adalah Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI). Sejumlah pengurus pusat PSMTI menghadiri undangan resmi Presiden Republik Indonesia untuk mengikuti rangkaian upacara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan.

Mereka yang hadir antara lain:

• Abraham Rudy, Dewan Penyantun PSMTI

• Ricky Suharlim, Dewan Penasehat PSMTI sekaligus pendiri Ricky Suharlim Foundation

• Wilianto Tanta, Ketua Umum PSMTI, didampingi Ibu Lintje Thomas

• Lusiana Ng, Wakil Bendahara Umum PSMTI sekaligus Bendahara PERWANTI-PSMTI Pusat

• Helga Abraham, Wakil Sekretaris Umum PSMTI sekaligus Ketua PERWANTI-PSMTI Pusat

• Sudiono Chung, Wakil Sekretaris Umum PSMTI

• Anizah Zhou, Wakil Bidang Kesenian PERWANTI-PSMTI Pusat, beserta suami.

Mengapa Kehadiran Mereka Penting?

Peringatan HUT RI bukan hanya seremoni, melainkan momentum memperkuat rasa kebangsaan dan penghargaan terhadap perjuangan para pahlawan.

Kehadiran tokoh-tokoh PSMTI di Istana Negara menunjukkan komitmen masyarakat Tionghoa Indonesia dalam menjaga nilai persatuan serta berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

Ketua Umum PSMTI, Wilianto Tanta, menegaskan bahwa kemerdekaan Indonesia adalah hasil perjuangan bersama yang wajib dijaga.

“Jangan pernah melupakan sejarah perjuangan para pejuang kemerdekaan. Tugas kita hari ini adalah melanjutkan cita-cita mereka, yakni membangun Indonesia yang bersatu, berdaulat, sejahtera, dan maju,” ujarnya.

Suasana Upacara di Istana Negara

Upacara detik-detik Proklamasi dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dengan khidmat. Ribuan tamu undangan memenuhi halaman Istana, mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah yang mencerminkan kekayaan budaya Nusantara. Paskibraka dengan gagah mengibarkan Sang Saka Merah Putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Tokoh masyarakat, termasuk jajaran PSMTI, tampak larut dalam suasana haru dan bangga. Semangat kebersamaan terasa jelas, mencerminkan semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang tetap relevan setelah delapan dekade kemerdekaan.

Harapan untuk Indonesia ke Depan

Dalam kesempatan yang sama, Ricky Suharlim, Dewan Penasehat PSMTI sekaligus pendiri Ricky Suharlim Foundation, menyampaikan doa dan harapan agar bangsa Indonesia terus melangkah menuju kemajuan.

“Dirgahayu Republik Indonesia ke-80. Mari kita bersatu, berdaulat, dan bersama mewujudkan rakyat sejahtera menuju Indonesia Maju. Salam sehat selalu,” ucapnya.

Peringatan HUT ke-80 RI di Istana Negara bukan hanya momentum kenegaraan, melainkan juga ajang memperkuat semangat kebersamaan antar anak bangsa.

Kehadiran tokoh-tokoh PSMTI menegaskan bahwa perjuangan membangun bangsa harus dilakukan secara kolektif, lintas latar belakang, demi Indonesia yang lebih baik.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-80! Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.

Berita Terkait

Aliansi Profesi Advokat Maluku Adukan Teddy Indra Wijaya ke Ombudsman, Ajukan Lima Dugaan Maladministrasi
Polwan Satgas Damai Cartenz Hadir di Pasar Keyabi, Perkuat Rasa Aman dan Dukung Aktivitas Ekonomi Warga Nduga
BARA JP Instruksikan Kader Tetap Tenang dan Fokus Dukung Stabilitas Nasional
Herry Dahana: Persatuan Nasional Jadi Kunci Hadapi Tantangan Global dan Sukseskan Kepemimpinan Prabowo
Demo #IndonesiaMenujuBangkrut: Mahasiswa Kritik APBN, Harga BBM hingga Program Strategis Pemerintah
Dosen Pascasarjana UNIYAP Papua: Kenaikan Pertamax Harus Diimbangi Transparansi dan Penguatan Ekonomi
UU Polri Baru dan Wacana Jabatan Sipil, Dr. Mansur: Menata Arah Reformasi Kepolisian di Era Digital
Naek Pangaribuan: UU Polri Baru Jadi Tonggak Penguatan Kepolisian di Era Ancaman Siber dan AI
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:03 WIB

Aliansi Profesi Advokat Maluku Adukan Teddy Indra Wijaya ke Ombudsman, Ajukan Lima Dugaan Maladministrasi

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:08 WIB

Polwan Satgas Damai Cartenz Hadir di Pasar Keyabi, Perkuat Rasa Aman dan Dukung Aktivitas Ekonomi Warga Nduga

Senin, 15 Juni 2026 - 17:57 WIB

BARA JP Instruksikan Kader Tetap Tenang dan Fokus Dukung Stabilitas Nasional

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:28 WIB

Herry Dahana: Persatuan Nasional Jadi Kunci Hadapi Tantangan Global dan Sukseskan Kepemimpinan Prabowo

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:11 WIB

Demo #IndonesiaMenujuBangkrut: Mahasiswa Kritik APBN, Harga BBM hingga Program Strategis Pemerintah

Berita Terbaru

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya mendeportasi tiga warga negara (WN) China berinisial YJ, CN, dan LJ setelah terbukti memanipulasi data untuk memperoleh visa kunjungan bisnis dan pra investasi di Indonesia.

Hukum & Kriminal

Tiga WN China Dideportasi Imigrasi Surabaya karena Manipulasi Data Visa

Sabtu, 20 Jun 2026 - 07:41 WIB