Polri Tegaskan Soliditas dengan TNI, Pastikan Stabilitas Pasca Aksi Unjuk Rasa Terjaga

- Jurnalis

Sabtu, 6 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Konferensi Pers di Balai Wartawan Pusat Penerangan (Puspen) TNI, Markas Besar TNI, Jakarta, Jumat (5/9/2025). Turut hadir dalam kesempatan itu Karoprovos Divpropam Polri, Brigjen Pol Naek Pamen Simanjuntak. (Dok-Puspen TNI)

Foto: Konferensi Pers di Balai Wartawan Pusat Penerangan (Puspen) TNI, Markas Besar TNI, Jakarta, Jumat (5/9/2025). Turut hadir dalam kesempatan itu Karoprovos Divpropam Polri, Brigjen Pol Naek Pamen Simanjuntak. (Dok-Puspen TNI)

JAKARTAKepolisian Negara Republik Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan nasional melalui penguatan soliditas bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Penegasan tersebut disampaikan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., dalam konferensi pers yang digelar di Balai Wartawan Pusat Penerangan (Puspen) TNI, Markas Besar TNI, Jakarta, Jumat (5/9/2025). Turut hadir dalam kesempatan itu Karoprovos Divpropam Polri, Brigjen Pol Naek Pamen Simanjuntak.

Dalam keterangan resminya, Brigjen Trunoyudo menekankan bahwa kerja sama antara TNI dan Polri bukanlah sebatas slogan, melainkan diwujudkan dalam aksi nyata di lapangan.

Sejumlah patroli gabungan skala besar telah dilaksanakan untuk memulihkan keamanan pasca aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu.

“Kehadiran TNI-Polri di tengah masyarakat adalah bukti hadirnya negara. Sesuai arahan Bapak Presiden, kami berkomitmen penuh untuk segera memulihkan situasi dan memberikan rasa aman bagi seluruh warga,” ujarnya.

Selain pengamanan, Polri juga mengingatkan masyarakat agar lebih cermat dalam menerima dan menyebarkan informasi. Menurut Trunoyudo, media arus utama memegang peran vital dalam menyampaikan informasi yang valid dan terpercaya.

“Media adalah pilar penting dalam menjaga keseimbangan informasi. Kami harap masyarakat tidak mudah terpengaruh isu yang belum jelas kebenarannya dan selalu melakukan klarifikasi terlebih dahulu,” tegasnya.

Strategi Penanganan Situasi Pasca Demo

Polri menjelaskan bahwa strategi penanganan situasi pasca demo dilakukan secara komprehensif, meliputi langkah preventif, preemtif, persuasif, hingga penegakan hukum bila diperlukan. Seluruh proses hukum, tambahnya, dilaksanakan secara profesional dengan mekanisme gelar perkara yang transparan.

Brigjen Trunoyudo juga menegaskan bahwa Polri tidak menutup diri terhadap masukan dan kritik publik.

“Polri adalah milik masyarakat. Kritik adalah bagian dari proses perbaikan. Kami terbuka menerima aspirasi, asalkan disampaikan melalui mekanisme yang sesuai hukum,” katanya.

Menutup keterangannya, Polri mengajak seluruh pihak—baik masyarakat, media, maupun pemangku kepentingan—untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif. Ia mengingatkan agar publik tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak terverifikasi.

Dengan soliditas TNI-Polri serta dukungan masyarakat luas, pemerintah optimistis stabilitas keamanan nasional dapat terus terjaga, sekaligus menjadi pondasi bagi terciptanya suasana yang aman dan damai.

Berita Terkait

Demi Judol, Sekuriti Mal di Jakarta Barat Rampas Kepercayaan dan Curi Sembako Rp70 Juta
Polda Metro Jaya Kerahkan 4.961 Personel Gabungan Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakarta
Piala Danseskoad Jadi Wadah Talenta Muda Sepak Bola
Kapolsek Kebayoran Lama Jemput Aspirasi Warga Lewat Program Jaga Jakarta On The Spot
Polda Metro Jaya Kerahkan 6.088 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta, Pendekatan Humanis Jadi Prioritas
Polri Evaluasi Sistem Pengamanan RU VI Balongan, Pastikan Energi Indonesia Aman 24 Jam
Kapolres Jakbar Hadir Langsung di Permukiman Angke, Dengarkan Aspirasi dan Beri Bantuan
Jaga Jakarta On The Spot, Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya Serap Aspirasi Warga Krukut
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:16 WIB

Demi Judol, Sekuriti Mal di Jakarta Barat Rampas Kepercayaan dan Curi Sembako Rp70 Juta

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:54 WIB

Polda Metro Jaya Kerahkan 4.961 Personel Gabungan Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakarta

Senin, 15 Juni 2026 - 20:10 WIB

Piala Danseskoad Jadi Wadah Talenta Muda Sepak Bola

Senin, 15 Juni 2026 - 16:13 WIB

Kapolsek Kebayoran Lama Jemput Aspirasi Warga Lewat Program Jaga Jakarta On The Spot

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:43 WIB

Polda Metro Jaya Kerahkan 6.088 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta, Pendekatan Humanis Jadi Prioritas

Berita Terbaru

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya mendeportasi tiga warga negara (WN) China berinisial YJ, CN, dan LJ setelah terbukti memanipulasi data untuk memperoleh visa kunjungan bisnis dan pra investasi di Indonesia.

Hukum & Kriminal

Tiga WN China Dideportasi Imigrasi Surabaya karena Manipulasi Data Visa

Sabtu, 20 Jun 2026 - 07:41 WIB