JAKARTA – Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri, memimpin apel besar Satuan Brimob Polda Metro Jaya yang diikuti sebanyak 2.098 personel di Stadion Presisi Polda Metro Jaya, Senin (20/4/2026). Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari pengecekan kesiapan pasukan dalam menghadapi berbagai potensi tugas ke depan, termasuk pengamanan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Dalam arahannya, Kapolda menyampaikan apresiasi atas kesiapan dan semangat seluruh personel Brimob. Ia menegaskan bahwa kesiapan tidak semata diukur dari kekuatan fisik atau jumlah personel, melainkan juga dari aspek kedisiplinan, ketenangan dalam bertindak, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas.
Menurutnya, tantangan tugas kepolisian ke depan semakin kompleks, sehingga menuntut personel Brimob untuk bekerja secara profesional, terukur, dan akuntabel. Ia menekankan bahwa setiap tindakan di lapangan harus dapat dipertanggungjawabkan serta menjunjung tinggi prinsip-prinsip pelayanan kepada masyarakat.
“Setiap pelaksanaan tugas harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab serta tetap mengedepankan sikap humanis kepada masyarakat,” ujar Kapolda dalam arahannya.
Kapolda juga memberikan perhatian khusus kepada personel Brimob yang baru dilantik. Ia meminta agar mereka segera beradaptasi dengan dinamika tugas di wilayah Polda Metro Jaya yang memiliki tingkat kerawanan dan kompleksitas tinggi. Adaptasi cepat dinilai penting agar para personel baru mampu bekerja efektif dan tidak melakukan kesalahan dalam bertugas.
Ia mengingatkan bahwa status sebagai anggota Polri merupakan sebuah kehormatan yang harus dijaga melalui sikap disiplin, loyalitas, dan integritas. Nilai-nilai tersebut, kata dia, harus tercermin dalam setiap tindakan, baik saat bertugas maupun dalam kehidupan sehari-hari.
“Kehormatan yang saudara emban harus diwujudkan dalam setiap pelaksanaan tugas. Jadilah personel yang disiplin, loyal, dan mampu menjaga nama baik institusi,” tegasnya.
Selain itu, Kapolda menekankan pentingnya menjaga kesiapsiagaan dan keselamatan dalam setiap operasi. Ia juga mengingatkan agar seluruh personel menjaga kekompakan dan soliditas sebagai satuan elit kepolisian yang kerap menjadi garda terdepan dalam penanganan situasi berisiko tinggi.
Dalam konteks pelayanan publik, Kapolda menggarisbawahi pentingnya pendekatan humanis. Ia mengingatkan agar personel tidak bersikap arogan dan selalu menjaga kepercayaan masyarakat.
“Jangan sekali-kali menyakiti hati masyarakat. Tampilkan Brimob yang tegas tanpa arogan, siap bertindak dengan penuh kendali, serta selalu hadir memberi rasa aman,” ujarnya.
Sebagai penutup, Kapolda memberikan motivasi melalui semboyan khas Brimob yang menekankan semangat pantang menyerah dalam pengabdian.
“Sekali melangkah, pantang menyerah. Sekali tampil harus berhasil. Brimob untuk kemanusiaan,” pungkasnya.
Apel ini menjadi bagian dari upaya konsolidasi internal sekaligus penguatan komitmen institusi dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah metropolitan yang dinamis.
Reporter: Fahmy Nurdin
Editor: Fahmy Nurdin




































