AMBON – Terpilihnya Christian A. D. Rettob sebagai Ketua Presidium Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI) periode 2026–2028 mendapat apresiasi dari Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa.
Christian A. D. Rettob terpilih secara aklamasi dalam Kongres ke-XXXIV dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) ke-XXXIII PMKRI yang berlangsung di Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, pada 19–28 Juli 2026.
Apresiasi tersebut disampaikan Gubernur Maluku saat menerima Ketua Presidium PP PMKRI terpilih di kediamannya, Sabtu (29/8/2026).
Menurut Hendrik Lewerissa, terpilihnya putra Maluku untuk memimpin organisasi mahasiswa nasional tersebut menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Maluku.
“PMKRI luar biasa telah memberikan kepercayaan kepada anak Maluku untuk memimpin. Proficiat dan selamat mengemban amanah. Berikan yang terbaik dari Maluku untuk Indonesia yang lebih baik,” ujar Lewerissa.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Maluku juga menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai mitra kritis pemerintah. Menurutnya, kritik dan pengawasan terhadap kebijakan pemerintah merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi.
Namun demikian, ia berharap setiap persoalan yang berkembang dapat terlebih dahulu didiskusikan dan dikaji secara mendalam untuk menemukan solusi yang konstruktif.
“Pemerintah membutuhkan mahasiswa untuk menjadi mitra kritis. Pemerintah menghormati setiap kritik. Namun sebelum melakukan aksi, perlu ada diskusi dan kajian untuk mencari solusi atas setiap persoalan,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Presidium PP PMKRI terpilih, Delvis Rettob, menegaskan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab sejarah sebagai agent of control dan agent of change dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Menurutnya, perjalanan panjang sejarah Indonesia telah menunjukkan bahwa mahasiswa selalu hadir dalam merespons berbagai persoalan sosial yang terjadi di tengah masyarakat.
“PMKRI akan terus memberikan perhatian terhadap berbagai isu nasional maupun persoalan yang terjadi di daerah. Kami akan berperan aktif dalam mengontrol setiap kebijakan agar benar-benar memberikan manfaat dan kemaslahatan bagi masyarakat,” tegas Delvis.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Maluku juga menyatakan kesediaannya untuk menghadiri secara langsung pelantikan Pengurus Pusat PMKRI periode 2026–2028 yang direncanakan berlangsung di Margasiswa 1, Menteng, Jakarta Pusat.
Dukungan terhadap kepengurusan baru PP PMKRI sebelumnya juga datang dari Ketua Komisi Kateketik Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Mgr Seno Ngutra.
Pada Kamis (27/8/2026), Delvis Rettob yang merupakan lulusan Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Pattimura itu telah bertemu Mgr Seno Ngutra. Dalam pertemuan tersebut, Bapa Uskup menyampaikan harapannya agar proses pelantikan Pengurus Pusat PMKRI periode 2026–2028 dapat berlangsung dengan lancar.
Terpilihnya putra Maluku sebagai Ketua Presidium PP PMKRI diharapkan dapat membawa semangat baru dalam memperkuat peran mahasiswa, khususnya dalam memberikan gagasan, kritik konstruktif, serta kontribusi nyata bagi pembangunan Indonesia.
(Helmi AR)




































