JAKARTA – Ucapan selamat dan sukses disampaikan H.E. Sheikh Khalifa bin Jassim bin Mohammed Al Thani atas terpilihnya Prof. Dr. H. Tubagus Bahrudin, S.E., M.M. sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Gabungan Pengusaha Dalam Negeri dan Luar Negeri, Rabu (9/9/2026).
Ucapan tersebut menjadi bagian dari perhatian terhadap perkembangan organisasi dunia usaha yang dinilai memiliki posisi penting dalam memperkuat komunikasi, kemitraan, serta hubungan ekonomi antara pelaku usaha di Indonesia dan mitra bisnis dari berbagai negara.
H.E. Sheikh Khalifa bin Jassim bin Mohammed Al Thani dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam dunia usaha Qatar. Berdasarkan informasi resmi Qatar Chamber, Sheikh Khalifa saat ini menjabat sebagai Chairman of Qatar Chamber serta Chairman of International Chamber of Commerce Qatar (ICC Qatar). Pada Februari 2026, ia juga ditetapkan sebagai Presiden Federation of GCC Chambers untuk periode ke-24.
Dalam konteks tersebut, ucapan selamat kepada Prof. Dr. H. Tubagus Bahrudin dipandang sebagai pesan yang menekankan pentingnya penguatan hubungan antarpelaku usaha, khususnya dalam menghadapi dinamika perekonomian global yang semakin kompetitif.
Posisi Ketua Dewan Pertimbangan Gabungan Pengusaha Dalam Negeri dan Luar Negeri dinilai membawa tanggung jawab strategis. Jabatan tersebut tidak hanya berkaitan dengan aspek internal organisasi, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk memberikan pertimbangan, gagasan, serta arah kebijakan dalam membangun hubungan dunia usaha yang lebih terbuka dan berorientasi pada kerja sama.
Terpilihnya Prof. Dr. H. Tubagus Bahrudin, S.E., M.M. dalam posisi tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap penguatan komunikasi antara pengusaha dalam negeri dan mitra usaha internasional.
Hubungan ekonomi Indonesia dengan negara-negara kawasan Teluk, termasuk Qatar, dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan adanya ruang kerja sama yang cukup luas. Qatar Chamber sendiri sebelumnya menegaskan pentingnya peningkatan hubungan antara komunitas bisnis Qatar dan Indonesia.
Dalam Qatar-Indonesian Business Meeting yang berlangsung di Doha pada April 2025, Sheikh Khalifa menyampaikan bahwa Qatar dan Indonesia memiliki hubungan yang erat serta visi bersama mengenai pembangunan berkelanjutan dan kemakmuran bersama.
Pada forum tersebut, ia juga menyoroti pentingnya memperkuat kerja sama perdagangan dan investasi kedua negara. Qatar Chamber mencatat bahwa perdagangan bilateral Qatar-Indonesia pada tahun sebelumnya mencapai sekitar QAR 4,13 miliar, meningkat sekitar 13,5 persen dibandingkan QAR 3,64 miliar pada 2023.
Selain perdagangan, terdapat pula investasi perusahaan Qatar di Indonesia dalam sejumlah sektor, termasuk komunikasi, perbankan, dan energi. Di sisi lain, perusahaan Indonesia juga telah beraktivitas di Qatar melalui kerja sama dengan mitra lokal maupun kepemilikan langsung.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa hubungan dunia usaha Indonesia dan Qatar memiliki peluang untuk terus dikembangkan, terutama melalui forum bisnis, investasi, pertukaran informasi, serta kemitraan antarpelaku usaha.
Pesan yang disampaikan Sheikh Khalifa juga dapat ditempatkan dalam konteks perubahan ekonomi global yang berlangsung cepat. Dunia usaha saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari ketidakpastian geopolitik, perubahan rantai pasok, transformasi digital, hingga meningkatnya persaingan investasi antarnegara.
Qatar Chamber dalam berbagai kesempatan menekankan pentingnya memperkuat sektor swasta, memperluas basis investasi, meningkatkan aktivitas perdagangan, serta menciptakan lingkungan bisnis yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan.
Karena itu, keberadaan wadah yang mempertemukan pengusaha dalam negeri dan luar negeri dinilai memiliki relevansi dalam membangun jaringan bisnis yang lebih luas.
Dalam posisi sebagai Ketua Dewan Pertimbangan, Prof. Dr. H. Tubagus Bahrudin diharapkan dapat memberikan pemikiran dan masukan yang konstruktif dalam menghadapi perubahan tersebut.
Ucapan selamat dari Sheikh Khalifa sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat semangat kemitraan dunia usaha lintas negara.
Bagi Indonesia, penguatan hubungan dengan komunitas bisnis internasional dapat membuka peluang bagi peningkatan investasi, perdagangan, transfer pengetahuan, pengembangan teknologi, serta perluasan pasar produk dan jasa nasional.
Sementara bagi investor dan pelaku usaha asing, Indonesia merupakan pasar besar dengan sumber daya manusia, potensi ekonomi, serta sektor-sektor strategis yang terus berkembang.
Oleh karena itu, kerja sama antara pengusaha Indonesia dan pengusaha dari negara lain perlu dibangun di atas prinsip kesetaraan, transparansi, kepastian hukum, profesionalisme, serta kepentingan ekonomi yang saling menguntungkan.
Terpilihnya Prof. Dr. H. Tubagus Bahrudin sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Gabungan Pengusaha Dalam Negeri dan Luar Negeri selanjutnya akan diuji melalui kemampuan organisasi dalam menerjemahkan aspirasi para pengusaha menjadi program dan kerja sama yang konkret.
Posisi tersebut bukan sekadar simbolik. Dewan Pertimbangan diharapkan dapat menjadi ruang pemikiran strategis bagi pengembangan organisasi, sekaligus memberikan masukan terhadap berbagai persoalan yang dihadapi pelaku usaha.
Di tengah perubahan ekonomi global, dunia usaha membutuhkan figur dan institusi yang mampu membangun komunikasi lintas sektor dan lintas negara. Hubungan yang kuat antara pengusaha domestik dengan mitra internasional juga dapat menjadi salah satu instrumen untuk memperluas kesempatan ekonomi.
Dengan demikian, ucapan selamat dan sukses yang disampaikan H.E. Sheikh Khalifa bin Jassim bin Mohammed Al Thani atas terpilihnya Prof. Dr. H. Tubagus Bahrudin dapat dilihat sebagai momentum untuk terus mendorong hubungan bisnis dan ekonomi yang konstruktif.
Ke depan, perhatian utama bukan hanya pada seremoni atau ucapan selamat, tetapi bagaimana amanah tersebut dapat diterjemahkan menjadi kerja nyata yang memberikan manfaat bagi dunia usaha, membuka peluang investasi, memperluas jaringan perdagangan, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Dengan semangat kolaborasi dan kemitraan internasional, Gabungan Pengusaha Dalam Negeri dan Luar Negeri diharapkan mampu menjadi salah satu ruang strategis bagi bertemunya kepentingan dunia usaha Indonesia dengan jaringan bisnis global.
Pada akhirnya, keberhasilan kepemimpinan Prof. Dr. H. Tubagus Bahrudin akan sangat ditentukan oleh sejauh mana organisasi mampu menghadirkan program yang konkret, membangun kepercayaan antarpelaku usaha, serta menciptakan kerja sama yang transparan, produktif, dan berkelanjutan.
Editor: Fahmy Nurdin



































