JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto menerima kunjungan Duta Besar Republik Belarus untuk Indonesia Raman Ramanouski di Jakarta, Sabtu (7/3).
Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama ekonomi bilateral sekaligus persiapan penyelenggaraan Pertemuan Komisi Bersama Indonesia–Belarus yang direncanakan digelar tahun ini.
Dalam pertemuan itu, Airlangga menegaskan Indonesia membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan Belarus, terutama pada sektor ketahanan pangan dan pertanian, industri manufaktur, perdagangan, kesehatan, hingga pendidikan. Kerja sama tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai perdagangan dan investasi antara kedua negara.
Selain itu, kedua pihak juga membahas rencana penyelenggaraan Pertemuan Komisi Bersama Indonesia–Belarus sebagai langkah memperkuat koordinasi serta memperdalam kerja sama ekonomi bilateral. Forum tersebut diharapkan dapat mematangkan berbagai bentuk kerja sama konkret di sektor strategis sekaligus menjadi bagian dari deliverables menjelang rencana kunjungan Presiden Belarus ke Indonesia.
Pertemuan juga menyinggung perkembangan perjanjian perdagangan bebas antara Indonesia dan Eurasian Economic Union melalui skema Indonesia–EAEU Free Trade Agreement. Perjanjian yang telah ditandatangani pada akhir tahun lalu itu saat ini tengah memasuki tahap ratifikasi.
Airlangga menilai perjanjian tersebut diharapkan semakin memperkuat hubungan perdagangan dan investasi Indonesia dengan negara-negara anggota EAEU, termasuk Belarus.
Dalam kesempatan yang sama, Ramanouski menyampaikan minat Belarus untuk memperluas kerja sama perdagangan dan investasi dengan Indonesia. Beberapa potensi yang dibahas antara lain pasokan pupuk dan produk susu dari Belarus, peluang pengembangan investasi di sektor pertanian dan industri, serta peningkatan kerja sama di sektor pariwisata.
Pembahasan itu juga merupakan tindak lanjut dari pertemuan bilateral antara Airlangga dan Deputi Perdana Menteri Belarus Viktor Karankevich pada Desember lalu yang menekankan pentingnya penguatan kemitraan ekonomi kedua negara.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, Indonesia dan Belarus diharapkan dapat terus memperkuat hubungan bilateral yang saling menguntungkan sekaligus membuka peluang baru bagi peningkatan perdagangan, investasi, dan kolaborasi di masa mendatang.
Turut mendampingi Airlangga dalam pertemuan itu antara lain Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso, Tim Asistensi Menko Perekonomian Abdul Kodir Djaelani, serta Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Bilateral Irwan Sinaga.




































