Refleksi Awal Tahun 2024, FMPB Laporkan BBPJN II Sumatera Utara ke KPK RI

- Jurnalis

Rabu, 3 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FMPB Sumatera Utara melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung KPK, Rabu (3/1/2024). (Foto: Ist)

FMPB Sumatera Utara melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung KPK, Rabu (3/1/2024). (Foto: Ist)

OKJAKARTA.com | Puluhan mahasiswa dan pemuda aktivis anti korupsi yang tergabung dalam lembaga Forum Mahasiswa Peduli Bangsa (FMPB) Sumatera Utara melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia, Jakarta, Rabu (3/1/2024).

Dalam orasi dan pernyataan sikapnya, FMPB Sumatera Utara mendapat laporan pengaduan dari masyarakat terkait adanya Pekerjaan Preservasi Jalan Haranggaol-Simpang Salbe, Kabupaten Simalungun dengan No. Kontrak HK.02.01/APBN/Bb2-WIL.4.3/02/2023 Tanggal 21 Juli 2023. Rp. 55.989.298.714 dikerjakan oleh PT. SABARITHA PERKASA ABADI.

Begitu juga dengan Pekerjaan Pembangunan jalan (kantiviler) Medan Berastagi Rp 67.981.932.000, miliar Ta. 2022 dikerjakan juga oleh PT. SABARITHA PERKASA ABADI karena dalam pekerjaannya diduga menggunakan material sisa kerukan.

Azzaruddin Pjt Koordinator Aksi mengatakan pihaknya datang ke KPK RI membawa laporan pengaduan serta menyuarakan, agar dugaan KKN yang ada di BBPJN II Sumatera Utara untuk segera diusut tuntas oleh KPK RI.

“Kami datang ke sini berharap agar KPK RI turun ke Sumatera Utara, untuk segera melakukan penyelidikan serta penyidikan atas adanya dugaan KKN yang terjadi di BBPJN II Sumatera Utara. Sangat kita sayangkan, bahwa pekerjaan yang nilainya miliaran rupiah ini dengan menggunakan APBN diduga telah disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, karena dalam pekerjaannya telah terjadi dugaan kesalahan dalam pekerjaannya,” tegas Azzaruddin.

Ia juga meminta bahwa dari bukti dan sejumlah laporan yang mereka bawa ke KPK, kiranya KPK RI dapat memanggil dan melakukan pemeriksaan terhadap Kepala BBPJN II Sumatera Utara, PPK, pengawas, serta kontraktor dalam pekerjaan tersebut.

“Kita sangat yakin, dan mendukung penuh kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia, dalam memberantas kasus korupsi secara khusus di Sumatera utara. Akan tetapi, sama-sama terdengar adanya indikasi oknum yang coba bermain-main makelar kasus, sehingga FMPB konsisten menyuarakan,” tutupnya.

Setelah beberapa jam menyampaikan orasi di gedung KPK RI serta menyerahkan laporan atas adanya beberapa kasus dugaan korupsi yang ada di Sumatera Utara, FMPB SU membubarkan diri dengan tertib.

Editor : Bang Tio

Berita Terkait

Polda Metro Jaya Terima Bukti Tambahan Dugaan Malapraktik Pemasangan Stent pada Pasien Y oleh RS S Jaksel 
Imigrasi Deportasi 25 WNA yang Gunakan Visa Turis untuk Bisnis Fotografi di RI
Imigrasi Tangerang Pastikan Paspor Berserakan di BSD Merupakan Dokumen Lama Jamaah Haji
134 Narapidana High Risk Dipindahkan ke Nusakambangan, Total Sudah 2.834 Orang Nusakambangan, Total Sudah 2.834 Orang
Imigrasi Tangerang Selidiki Temuan Paspor Berserakan di BSD, Lakukan Penelusuran Pemilik dan Dugaan Pembuangan Dokumen
Ombudsman Sidak Imigrasi Jakarta Barat, Soroti Penggunaan Agen dalam Pengurusan KITAS
Ketua PT Bandung Tegaskan Advokat Dilarang Menelantarkan Klien Setelah Terima Kuasa
Deolipa Yumara Ambil Alih Pendampingan Hukum Herawati dan Nia, Dorong Penyelesaian Damai dalam Sengketa dengan Erin Taulany
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:29 WIB

Polda Metro Jaya Terima Bukti Tambahan Dugaan Malapraktik Pemasangan Stent pada Pasien Y oleh RS S Jaksel 

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:06 WIB

Imigrasi Deportasi 25 WNA yang Gunakan Visa Turis untuk Bisnis Fotografi di RI

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:29 WIB

Imigrasi Tangerang Pastikan Paspor Berserakan di BSD Merupakan Dokumen Lama Jamaah Haji

Senin, 8 Juni 2026 - 15:47 WIB

134 Narapidana High Risk Dipindahkan ke Nusakambangan, Total Sudah 2.834 Orang Nusakambangan, Total Sudah 2.834 Orang

Senin, 8 Juni 2026 - 10:15 WIB

Imigrasi Tangerang Selidiki Temuan Paspor Berserakan di BSD, Lakukan Penelusuran Pemilik dan Dugaan Pembuangan Dokumen

Berita Terbaru