JAKARTA – Direktorat Jenderal Imigrasi melakukan pergantian sejumlah pejabat strategis sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola organisasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, melantik Syahrioma Delavino sebagai Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Barat dan Rakha Sukma Purnama sebagai Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat pada Senin (24/6).
Pergantian tersebut dilakukan setelah pejabat sebelumnya yang menduduki posisi tersebut menjalani proses hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Hendarsam menegaskan pelantikan itu bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan bagian dari langkah pembenahan organisasi menyusul evaluasi internal yang dilakukan Ditjen Imigrasi.
“Pelantikan ini bukan sekadar rotasi jabatan, tetapi bagian dari upaya pembenahan. Kami memastikan bahwa proses hukum yang berjalan menjadi momentum untuk memperkuat integritas dan tata kelola organisasi,” ujar Hendarsam dalam keterangannya.
Menurut dia, Ditjen Imigrasi berkomitmen menjadikan setiap dinamika yang terjadi sebagai momentum untuk memperbaiki kualitas pelayanan keimigrasian kepada masyarakat.
Selain penguatan kepemimpinan, Ditjen Imigrasi juga menjalankan sejumlah langkah cepat atau quick wins. Salah satunya melalui penyederhanaan proses bisnis layanan keimigrasian, terutama dalam pengurusan izin tinggal agar lebih efisien dan mudah diakses masyarakat.
Upaya lain yang dilakukan meliputi penguatan pengawasan internal, percepatan penanganan pengaduan masyarakat, peningkatan kontrol terhadap pelaksanaan tugas petugas lapangan, serta penguatan integritas aparatur.
“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat benar-benar merasakan perubahan. Pembenahan tidak boleh berhenti pada proses internal atau seremoni, tetapi harus tercermin dalam layanan yang semakin cepat, transparan, dan akuntabel,” katanya.
Selain di Jawa Barat dan Jakarta Barat, Ditjen Imigrasi juga melantik sejumlah Kepala Kantor Wilayah di berbagai daerah, antara lain Banten, Kalimantan Timur, DI Yogyakarta, Sumatera Barat, Bangka Belitung, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Bengkulu, dan Maluku. Pelantikan juga dilakukan terhadap Kepala Rumah Detensi Imigrasi Pusat Tanjung Pinang.
Hendarsam menegaskan transformasi kepemimpinan merupakan bagian dari upaya membangun budaya kerja yang profesional dan berintegritas di lingkungan imigrasi.
“Kepercayaan publik adalah hal utama yang harus kita jaga. Oleh karena itu, setiap pejabat yang dilantik hari ini memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan pelayanan keimigrasian berjalan dengan baik, bersih, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” ujarnya.




































