Mendag Budi Santoso Dorong Epson Tingkatkan Ekspor, Manfaatkan 20 Perjanjian Dagang RI

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perdagangan Budi Santoso atau Mendag Busan mendorong pelaku industri padat karya berorientasi ekspor untuk memanfaatkan berbagai perjanjian dagang yang dimiliki Indonesia guna memperluas akses pasar internasional.

Menteri Perdagangan Budi Santoso atau Mendag Busan mendorong pelaku industri padat karya berorientasi ekspor untuk memanfaatkan berbagai perjanjian dagang yang dimiliki Indonesia guna memperluas akses pasar internasional.

JAKARTA — Menteri Perdagangan Budi Santoso atau Mendag Busan mendorong pelaku industri padat karya berorientasi ekspor untuk memanfaatkan berbagai perjanjian dagang yang dimiliki Indonesia guna memperluas akses pasar internasional.

Hal tersebut disampaikan saat menerima delegasi Seiko Epson Corporation dan PT Indonesia Epson Industry di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (15/7). Delegasi Epson dipimpin Chief Operating Officer Printer Office & Home Solutions Operations Division Seiko Epson Corporation, Yamada Yoichi.

Dalam pertemuan tersebut, Mendag Busan menegaskan pemerintah terus memperkuat sinergi dengan pelaku industri nasional agar produk manufaktur Indonesia semakin kompetitif di pasar global.

Menurutnya, Indonesia saat ini memiliki 20 perjanjian dagang yang telah berlaku, 15 perjanjian dalam proses ratifikasi, serta 11 perjanjian yang masih berada dalam tahap negosiasi.

“Indonesia memiliki berbagai perjanjian dagang yang dapat dimanfaatkan oleh produk-produk Indonesia, termasuk produk Epson. Pemerintah terus memperjuangkan agar produk manufaktur padat karya memperoleh tarif yang lebih kompetitif di negara tujuan ekspor,” ujar Budi Santoso.
Ia berharap jaringan perjanjian dagang tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh perusahaan-perusahaan manufaktur untuk meningkatkan volume ekspor dari Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Mendag juga menyambut positif rencana Epson memperluas pasar ekspornya ke kawasan Afrika dan Timur Tengah. Langkah tersebut dinilai sejalan dengan strategi pemerintah untuk memperkuat penetrasi produk Indonesia ke pasar nontradisional.

Budi menjelaskan, Kementerian Perdagangan melalui jaringan Atase Perdagangan dan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) yang tersebar di 33 negara siap membantu eksportir Indonesia menghadapi berbagai kendala di pasar tujuan.

“Kami memiliki Atase Perdagangan dan ITPC yang siap membantu. Jika ada kendala di negara tujuan dan itu berkaitan dengan produk Indonesia, kami akan berupaya memberikan dukungan,” katanya.
Sementara itu, Chief Operating Officer Printer Office & Home Solutions Operations Division Seiko Epson Corporation Yamada Yoichi mengapresiasi dukungan pemerintah Indonesia, khususnya Kementerian Perdagangan, dalam mendorong kegiatan ekspor perusahaan.

Ia juga menyampaikan bahwa produk-produk Epson telah digunakan secara luas di Indonesia dan perusahaan berkomitmen untuk terus meningkatkan kontribusi ekspor dari fasilitas produksinya di Tanah Air.

Dalam pertemuan tersebut, Epson turut menyampaikan sejumlah masukan terkait kelancaran logistik dan kepastian regulasi yang dinilai penting untuk mendukung iklim usaha serta ekspor yang berkelanjutan.

Menanggapi hal itu, Mendag Busan memastikan Kemendag akan terus berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait guna menciptakan iklim usaha yang kondusif sekaligus mendukung peningkatan ekspor nasional.

“Kami ingin memastikan kebijakan perdagangan yang dijalankan mampu mendukung peningkatan ekspor. Karena itu, koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait akan terus dilakukan untuk membantu menyelesaikan berbagai kendala yang dihadapi eksportir,” ujarnya.

Berita Terkait

Nendia Primarasa Perkuat Kiprah sebagai Katering Pilihan Event Akbar
JAPFA dan Koperasi LPER Perkuat Kemitraan Peternak Ayam Broiler di Gunungkidul
Kemnaker Siapkan Kompetensi Tenaga Kerja Sambut 9 Juta Green Jobs
Menteri UMKM Maman: Perkuat Pasar Domestik Sebelum Genjot Ekspor
BRI Pondok Indah Ubah Wajah Layanan Perbankan, dari Antrean ke Layanan Serba Digital
Yello Harmoni Jakarta Padukan Staycation dan Kuliner Jepang untuk Menemani Akhir Pekan
RRI Bentuk Satgas Jurnalisme Berkualitas Hadapi Disrupsi dan Disinformasi
Dari Upah Rp5.000 hingga Songket Rp20 Juta, Eridal Bawa Dal Songket Menembus Pasar Premium
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 19:43 WIB

Nendia Primarasa Perkuat Kiprah sebagai Katering Pilihan Event Akbar

Jumat, 4 September 2026 - 15:17 WIB

JAPFA dan Koperasi LPER Perkuat Kemitraan Peternak Ayam Broiler di Gunungkidul

Kamis, 3 September 2026 - 08:43 WIB

Kemnaker Siapkan Kompetensi Tenaga Kerja Sambut 9 Juta Green Jobs

Kamis, 3 September 2026 - 08:10 WIB

Menteri UMKM Maman: Perkuat Pasar Domestik Sebelum Genjot Ekspor

Kamis, 3 September 2026 - 05:39 WIB

BRI Pondok Indah Ubah Wajah Layanan Perbankan, dari Antrean ke Layanan Serba Digital

Berita Terbaru

Foto: Beragam hidangan tersaji dalam jamuan yang ditangani Nendia Primarasa. Sajian ditempatkan dalam wadah hidangan bernuansa elegan, lengkap dengan piring dan perlengkapan makan yang tertata rapi.

Bisnis Ekonomi

Nendia Primarasa Perkuat Kiprah sebagai Katering Pilihan Event Akbar

Jumat, 4 Sep 2026 - 19:43 WIB