Pratikno: Gernas RANA Jadi Fondasi Cetak SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

- Jurnalis

Jumat, 24 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul menjadi prioritas utama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul menjadi prioritas utama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka

JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul menjadi prioritas utama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Salah satu strategi yang diperkuat pemerintah adalah Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman untuk Anak (Gernas RANA) sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Pernyataan itu disampaikan Pratikno dalam Konferensi Pers Pemerintah mengenai Update Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Program Prioritas serta Penguatan Perlindungan Anak Nasional di Auditorium Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI), Jakarta, Jumat (24/7), menjelang peringatan Hari Anak Nasional 2026.

Pratikno mengatakan pemerintah menjalankan berbagai program untuk memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam memperoleh layanan kesehatan dan pendidikan. Di sisi lain, pemerintah juga menyiapkan SDM yang mampu bersaing secara global melalui pengembangan Sekolah Unggul Garuda dan kerja sama perguruan tinggi dengan universitas terbaik dunia.

“Pemerintah punya begitu banyak program untuk penyiapan SDM unggul dan tangguh. Tidak ada yang tertinggal. Di saat yang sama kita juga menyiapkan SDM yang kompetitif secara global,” ujar Pratikno.

Menurutnya, pembangunan SDM tidak hanya bergantung pada layanan kesehatan, gizi, dan pendidikan, tetapi juga memerlukan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan agar anak dapat tumbuh optimal.
Karena itu, pemerintah memperkuat implementasi Gernas RANA melalui empat pilar utama.

Pilar pertama adalah keluarga melalui Gerakan Satu Jam Berkualitas Bersama Keluarga (SatuJamKu) yang mendorong orang tua mengurangi waktu penggunaan gawai dan meningkatkan interaksi langsung dengan anak. Program ini juga diperkuat dengan sinergi layanan pengasuhan lintas kementerian.

Pilar kedua menyasar lingkungan pendidikan melalui penerapan sekolah yang aman dan nyaman, pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah, penguatan perlindungan anak di madrasah dan pesantren, serta pemanfaatan teknologi dan kecerdasan artifisial (AI) secara bijak.

Selanjutnya, pemerintah memperluas ruang publik yang ramah anak melalui kolaborasi dengan Kementerian Dalam Negeri dan pemerintah daerah agar setiap daerah menghadirkan fasilitas publik yang mendukung tumbuh kembang anak.

Sementara itu, pilar keempat difokuskan pada ruang digital melalui implementasi Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggara Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP TUNAS), penguatan layanan kesehatan jiwa anak, hingga mekanisme respons cepat terhadap kasus kekerasan.

Pratikno juga mengajak masyarakat aktif melaporkan setiap bentuk kekerasan terhadap anak melalui berbagai kanal pengaduan yang telah disiapkan pemerintah, seperti SAPA 129 Kementerian PPPA, Hotline 110 Polri, layanan KPAI, Telepontren Kementerian Agama, hingga layanan pengaduan konten digital.

Ia menegaskan perlindungan anak merupakan fondasi utama untuk mencetak generasi yang sehat secara fisik, mental, sosial, dan spiritual sehingga mampu menjadi SDM unggul yang membawa Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045.

Berita Terkait

Airlangga dan Fujian Percepat Proyek TCTP, Bidik Investasi Rp37,1 Triliun
Antusiasme Pengunjung FHI 2026 Tinggi, Wismilak Angkat Cerutu Premium Indonesia ke Panggung Hospitality Internasional
Airlangga Dorong Industri Dalam Negeri Kuasai Proyek Energi, Percepat Hilirisasi dan Swasembada
Airlangga Ajak China Perkuat Investasi Berkualitas dan Perdagangan yang Lebih Seimbang
Ombudsman Soroti Dugaan Maladministrasi Kasus Pembakaran Santri di Lombok Tengah, Desak Evaluasi Pengawasan Pesantren
Kementerian UMKM Rangkul Pengemudi Ojol sebagai Pengusaha Mikro Lewat Nobar Piala Dunia 2026
MAPPI Dorong RUU Penilai Berjalan Seiring dengan RUU PFII, Penguatan Kepastian Hukum Dinilai Kunci Meningkatkan Kepercayaan Investor
Mendag Budi Santoso Dorong Epson Tingkatkan Ekspor, Manfaatkan 20 Perjanjian Dagang RI
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:12 WIB

Pratikno: Gernas RANA Jadi Fondasi Cetak SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:04 WIB

Airlangga dan Fujian Percepat Proyek TCTP, Bidik Investasi Rp37,1 Triliun

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:50 WIB

Antusiasme Pengunjung FHI 2026 Tinggi, Wismilak Angkat Cerutu Premium Indonesia ke Panggung Hospitality Internasional

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:23 WIB

Airlangga Dorong Industri Dalam Negeri Kuasai Proyek Energi, Percepat Hilirisasi dan Swasembada

Senin, 20 Juli 2026 - 12:13 WIB

Airlangga Ajak China Perkuat Investasi Berkualitas dan Perdagangan yang Lebih Seimbang

Berita Terbaru

Foto: Sejumlah pria bersenjata berdiri di tepi Jalan Trans Papua, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, sementara dua warga sipil dengan wajah disamarkan terlihat duduk di depan mereka.

TNI & POLRI

Tiga Warga Sipil Tewas dalam Aksi Kekerasan di Yahukimo

Jumat, 24 Jul 2026 - 13:57 WIB