Panduan untuk Peserta Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian PWI Jaya

- Jurnalis

Selasa, 18 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto.  Kesit Budi Handoyo dan Arman Suparman bersama calon peserta OKK.

Foto. Kesit Budi Handoyo dan Arman Suparman bersama calon peserta OKK.

JAKARTA, okjakarta.com

Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) dari Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi DKI Jakarta diselenggarakan Rabu dan Kamis (19-20/6/2024) ini di Sekretariat PWI Jaya, Gedung Prasada Sasana Karya, lantai 9, Jalan Suryopranoto 8, Jakarta Pusat.

Mengingat banyaknya peserta, lebih dari 100 peserta, OKK dilaksanakan dalam dua hari. Untuk anggota baru, seluruhnya pada Rabu (19/6), dilakukan dalam dua sesi. Pagi, dimulai pukul 08.00 WIB, hingga sekitar 11.30 WIB. Sesi siang, mulai 13.00 WIB hingga 17.00 WIB.

Untuk Kamis (20/6), dikhususkan untuk peserta peningkatan status, dimulai pukul 13.00 WIB. Registrasi peserta mulai pkl 12.00 WIB. Untuk peserta dua sesi.pada Rabu, dan peserta OKK Kamis disediakan makan siang.

“Untuk OKK keanggotaan baru sudah kami bagi, mana yang sesi pertama dan sesi kedua. Tolong hadir tepat waktu, harus mengisi registrasi sebelum masing-masing sesi dimulai. Untuk peserta sesi pagi dan siang seyogyanya satu jam sebelumnya sudah registrasi,” ujar Arman Suparman, Sekretaris PWI Jaya yang juga ketua panitia pelaksana OKK.

Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) adalah wadah untuk menjaring anggota baru dan persyaratan untuk menjadi anggota biasa, sebagaimana diamanatkan Pasal 7 PD PRT (Pedoman Dasar Pedoman Rumah Tangga).

Dijelaskan, untuk calon anggota baru, aktif bekerja sebagai wartawan pada perusahaan pers yang berbadan hukum. Mengikuti OKK PWI. Menyatakan tunduk dan taat terhadap segala peraturan dan keputusan organisasi. Tidak pernah menjalani hukuman pidana dengan vonis lebih dari lima tahun. Dan, telah selesai menjalani hukuman pidana lebih dari lima tahun, dapat diproses kembali keanggotaannya.

Untuk menjadi anggota biasa, disyaratkan sudah menjadi anggota muda selama dua tahun, dan lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Wartawan yang profesional, beretika, menjadi tujuan dari OKK. “Teman-teman bisa lebih memahami Kode Etik Jurnalistik (KEJ), memahami cara penulisan berita yang benar, serta bagaimana menggunakan hak dan kewajibannya dengan baik dan benar,” ujar Ketua PWI Jaya Kesit Budi Handoyo, Selasa (18/6) di Markas, sebutan untuk Sekretariat PWI Jaya.

Arman Suparman menambahkan bahwa OKK akan menambah pengetahuan wartawan, khususnya wartawan baru dalam penulisan berita. Juga meningkatkan pemahaman dalam berorganisasi.

“Organisasi seperti PWI Jaya ini tidak hanya sekadar menjadi simbol ataupun ikon, tetapi apa manfaat dari organisasi tersebut. Bagaimana kolaborasinya, bagaimana sinerginya,” kata Arman Suparman.

“OKK bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan, keterampilan dan pengetahuan tentang keorganisasian,” jelas Arman, Wakabid Advokasi dan Pembelaan Wartawan dua periode kepengurusan terakhir PWI Jaya itu.

Arman Suparman juga menjadi salah satu pemateri di OKK ini, membawakan masalah PD PRT pada sesi kedua, Rabu siang. Materi PD PRT di sesi pertama, Rabu pagi, dibawakan langsung oleh Ketua PWI Jaya Kesit Budi Handoyo.

Materi Hukum Pers, terkait Undang Undang Pers Nomor 40 (Kode Etik Jurnalistik/KEJ, Kode Perilaku Wartawan/KPW) disampaikan oleh Theo Muhammad Yusuf , Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI Jaya.

Theo M Yusuf membawakan materi Hukum Pers pada peserta OKK sesi pertama. Untuk sesi kedua, oleh anggota DKP lainnya.

Materi penulisan berita dan features (essay) disampaikan oleh Aat Surya Safaat, Wakabid Organisasi PWI Jaya 2024-2029.

Hari kedua, Kamis, dikhususkan untuk peserta peningkatan status. Peserta tetap diberikan materi PD PRT oleh Kadirah, Wakabid Pembinaan Daerah, dan tentang Hukum Pers oleh DKP.

Berita Terkait

Pramono Anung Resmikan Masjid Apung An-Nur Ancol, Ikon Baru Wisata Religi Jakarta
UNAS Kumpulkan Akademisi Internasional, Bahas Krisis Pangan hingga Geopolitik
DPD Partai Gerakan Rakyat Sukabumi Perkuat Soliditas Lewat Kerja Bakti
HBKB Sudirman-Thamrin Berakhir Lebih Cepat, Dishub DKI Antisipasi Kunjungan Presiden Mesir
Dadang Hartanto Pimpin Polda Metro Jaya, Harapan Baru bagi Pelayanan dan Keamanan Masyarakat
Pramono Tinjau Proyek Jalan 1,8 Kilometer, Konektivitas Kelapa Gading–Pulogadung Diperkuat
HUT ke-34 Sea World Ancol, Perkuat Edukasi Kelautan Lewat Teknologi Audio Guide
Le Bistro Sajikan Pengalaman Wine Pairing Prancis-Spanyol Lewat Faces of Time
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:37 WIB

Pramono Anung Resmikan Masjid Apung An-Nur Ancol, Ikon Baru Wisata Religi Jakarta

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:08 WIB

UNAS Kumpulkan Akademisi Internasional, Bahas Krisis Pangan hingga Geopolitik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:59 WIB

DPD Partai Gerakan Rakyat Sukabumi Perkuat Soliditas Lewat Kerja Bakti

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:29 WIB

HBKB Sudirman-Thamrin Berakhir Lebih Cepat, Dishub DKI Antisipasi Kunjungan Presiden Mesir

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Dadang Hartanto Pimpin Polda Metro Jaya, Harapan Baru bagi Pelayanan dan Keamanan Masyarakat

Berita Terbaru

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kementerian Ekraf) membekali 33 pelaku usaha fesyen di Tangerang Selatan, Banten, dengan strategi pengembangan bisnis dan penerapan fesyen berkelanjutan. Pelatihan ini ditujukan untuk meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus memperkuat ekosistem industri kreatif di daerah.

Bisnis Ekonomi

Kementerian Ekraf Bekali 33 Pelaku Usaha Fesyen Tangsel

Sabtu, 17 Okt 2026 - 07:44 WIB

Foto: Lurah Senen Ilyan Adi Bayu.

Kelurahan

Lurah Senen Bayu: Penertiban Pasar untuk Jaga Kenyamanan Warga

Jumat, 16 Okt 2026 - 21:48 WIB