Hendry dan Zulmansyah Sepakat Gelar Kongres Persatuan PWI Paling Lambat Agustus 2025

- Jurnalis

Sabtu, 17 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Hendry Ch Bangun dan Zulmansyah Sekedang. (Dok-Istimewa).

Foto: Hendry Ch Bangun dan Zulmansyah Sekedang. (Dok-Istimewa).

JAKARTA – Konflik berkepanjangan dalam tubuh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) akhirnya menemukan titik terang. Dua tokoh sentral yang terlibat dalam dualisme kepemimpinan PWI, Hendry Ch Bangun dan Zulmansyah Sekedang, sepakat menyelenggarakan Kongres Persatuan selambat-lambatnya pada 30 Agustus 2025 di Jakarta.

Kesepakatan itu dicapai dalam pertemuan yang berlangsung pada Jumat malam, 16 Mei 2025, di Jakarta. Pertemuan digelar secara tertutup dan berlangsung intens selama hampir empat jam, dimediasi oleh anggota Dewan Pers, Dahlan Dahi.

Hendry Ch Bangun merupakan Ketua Umum PWI hasil Kongres Bandung, 27 September 2023. Sementara Zulmansyah Sekedang terpilih secara aklamasi dalam Kongres Luar Biasa (KLB) PWI di Jakarta, 18 Agustus 2024, setelah pecah konflik internal di tubuh organisasi.

Keduanya akhirnya menandatangani sebuah dokumen bernama Kesepakatan Jakarta, yang memuat poin-poin rekonsiliasi serta agenda penyelenggaraan Kongres Persatuan PWI sebagai jalan keluar dari dualisme kepemimpinan.

“Semua harus melihat ke depan dengan semangat persatuan,” ujar Hendry. “Ini semua untuk mengembalikan PWI agar dapat kembali menjalankan program kerjanya yang sempat tertahan.”

Hal senada disampaikan Zulmansyah. “Ini hasil yang luar biasa. Sejarah untuk PWI. Semoga PWI kembali guyub dan bersatu sesuai namanya, Persatuan Wartawan Indonesia.”

Negosiasi Alot, Berbuah Kesepakatan

Dahlan Dahi yang bertindak sebagai mediator menyebut proses negosiasi berlangsung alot namun penuh semangat rekonsiliasi. “Bang Hendry dan Bang Zul tegas dan konsisten pada prinsip masing-masing, tapi semangat persahabatan dan tanggung jawab untuk PWI menjadi titik temu,” katanya.

Negosiasi langsung diawali dari diskusi melalui sambungan telepon dan dilanjutkan dengan pertemuan tatap muka. Kesepakatan akhirnya dituangkan dalam naskah satu halaman yang ditandatangani Hendry, Zulmansyah, dan Dahlan sebagai saksi.

Dokumen itu menegaskan pentingnya menyelesaikan konflik melalui jalur rekonsiliasi dengan menjunjung nilai persahabatan, menghargai perbedaan, dan berfokus pada masa depan PWI.

Panitia Bersama dan Hak Calon Ketua Umum

Dalam Kesepakatan Jakarta, kedua pihak sepakat membentuk panitia bersama untuk penyelenggaraan Kongres Persatuan, terdiri atas Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC). Komposisi panitia akan mencerminkan keterwakilan dari kedua kubu, masing-masing mengusulkan enam nama untuk OC dan SC.

Poin penting lain dalam kesepakatan adalah jaminan hak mencalonkan diri sebagai Ketua Umum bagi seluruh anggota biasa PWI. Setiap hambatan administratif yang timbul akibat konflik internal akan dihapus melalui mekanisme yang disepakati bersama.

“Seluruh anggota biasa PWI berhak mencalonkan diri menjadi calon Ketua Umum PWI,” tertulis dalam dokumen tersebut.

Kesepakatan ini diharapkan menjadi awal baru bagi PWI untuk kembali bersatu dan fokus pada peningkatan kompetensi anggota serta peran strategis organisasi dalam dunia pers nasional.

Penulis : Fahmy Nurdin

Editor : Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Mendagri Tito Minta Calon Pemimpin Polri Biasakan Ambil Keputusan Berbasis Data
Kapolri Mutasi 424 Pati dan Pamen, Hengki Haryadi Pimpin Polda Papua Barat Daya
Bima Arya Dorong DPRD Perkuat Peran Kawal Pembangunan Daerah
Guru Palang SMA Negeri 1 Aifat, BPK Segera Audit Dana Pendidikan Maybrat: Mata Papua Sorot Klub Bola Persemay
LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Aklamasi, Gus Yahya Minta Maaf
Prof. Dr. H. Tubagus Bahrudin Sampaikan Selamat kepada Dalton Wong sebagai Wakil Ketua Komite Bilateral KADIN Kamboja dan Vietnam
KemenPANRB dan PERURI Perkuat GovTech untuk Integrasikan Layanan Pemerintah
Ketua Umum PB Federasi Serikat Pekerja MBG Nusantara Apresiasi Kinerja Kepala BGN Sudaryono
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:33 WIB

Mendagri Tito Minta Calon Pemimpin Polri Biasakan Ambil Keputusan Berbasis Data

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:54 WIB

Kapolri Mutasi 424 Pati dan Pamen, Hengki Haryadi Pimpin Polda Papua Barat Daya

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:09 WIB

Bima Arya Dorong DPRD Perkuat Peran Kawal Pembangunan Daerah

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Guru Palang SMA Negeri 1 Aifat, BPK Segera Audit Dana Pendidikan Maybrat: Mata Papua Sorot Klub Bola Persemay

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:10 WIB

LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Aklamasi, Gus Yahya Minta Maaf

Berita Terbaru

Foto: Babinsa Desa Mergayu Serka Eko Hadi Wijaya bersama seorang petani membersihkan rumput liar atau gulma di area persawahan Desa Mergayu, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Senin (31/8/2026).

TNI & POLRI

Babinsa Mergayu Turun ke Sawah, Bantu Petani Bersihkan Gulma Padi

Senin, 31 Agu 2026 - 14:34 WIB

Foto: Gus Yahya Bersama YANMU
Sejumlah pengurus Yayasan Anugerah Nusantara Al-Mubarokah (YANMU) berfoto bersama K.H. Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya usai pertemuan di Jombang, Senin (31/8/2026).

Organisasi Masyarakat

Usai Pimpin PBNU, Gus Yahya Perkuat Dialog Antaragama dan Humanitarian Islam

Senin, 31 Agu 2026 - 13:49 WIB