Sejak Kemarin, TNI Akt Turun Tangan Amankan Kantor Kejaksaan di Seluruh Indonesia

- Jurnalis

Rabu, 4 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tentara Nasional Indonesia (TNI) resmi mulai melakukan pengamanan di seluruh kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Kejaksaan Tinggi (Kejati). (Dok-Istimewa)

Foto: Tentara Nasional Indonesia (TNI) resmi mulai melakukan pengamanan di seluruh kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Kejaksaan Tinggi (Kejati). (Dok-Istimewa)

JAKARTA – Sejak Selasa kemarin, 3 Juni 2025, Tentara Nasional Indonesia (TNI) resmi mulai melakukan pengamanan di seluruh kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) di seluruh Indonesia. Langkah luar biasa ini diambil sebagai bentuk sinergi antara institusi pertahanan dan penegakan hukum demi menciptakan lingkungan hukum yang aman dan tertib.

Kebijakan ini dijalankan berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, yang merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara TNI dan Kejaksaan RI bernomor NK/6/IV/2023/TNI yang ditandatangani pada 6 April 2023 lalu.

“Perbantuan ini mencakup delapan aspek kerja sama strategis, mulai dari pelatihan bersama, pertukaran data dan informasi, hingga pemanfaatan sarana dan prasarana,” terang pihak TNI dalam keterangan resminya, Rabu (4/6).

Panglima TNI juga telah menginstruksikan pengerahan personel dan perlengkapan untuk mendukung pengamanan di seluruh wilayah Indonesia, yang dilakukan secara serentak di seluruh kabupaten dan kota. Misalnya, di Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, enam personel TNI kini berjaga selama 24 jam penuh.

Langkah ini disebut sebagai bentuk konkret dukungan TNI terhadap kelancaran tugas-tugas kejaksaan dalam menegakkan hukum, sekaligus sebagai upaya menjaga stabilitas keamanan nasional.

Pengamanan dilakukan tanpa melanggar prinsip independensi penegakan hukum. Semua kegiatan berlangsung sesuai prosedur dan arahan Panglima TNI serta selaras dengan nilai-nilai profesionalisme militer.

Publik pun mulai ramai membicarakan kebijakan ini di media sosial. Sebagian menyambut baik keterlibatan TNI dalam memperkuat keamanan lembaga hukum, sementara yang lain menyoroti pentingnya tetap menjaga batas antara institusi militer dan sipil.

Apakah ini sinyal pergeseran pendekatan keamanan nasional? Ataukah ini hanya strategi temporer di tengah meningkatnya dinamika hukum tanah air? Waktu yang akan menjawab.

Penulis : Fahmy Nurdin

Editor : Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Mendagri Tito Minta Calon Pemimpin Polri Biasakan Ambil Keputusan Berbasis Data
Kapolri Mutasi 424 Pati dan Pamen, Hengki Haryadi Pimpin Polda Papua Barat Daya
Bima Arya Dorong DPRD Perkuat Peran Kawal Pembangunan Daerah
Guru Palang SMA Negeri 1 Aifat, BPK Segera Audit Dana Pendidikan Maybrat: Mata Papua Sorot Klub Bola Persemay
LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Aklamasi, Gus Yahya Minta Maaf
Prof. Dr. H. Tubagus Bahrudin Sampaikan Selamat kepada Dalton Wong sebagai Wakil Ketua Komite Bilateral KADIN Kamboja dan Vietnam
KemenPANRB dan PERURI Perkuat GovTech untuk Integrasikan Layanan Pemerintah
Ketua Umum PB Federasi Serikat Pekerja MBG Nusantara Apresiasi Kinerja Kepala BGN Sudaryono
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:33 WIB

Mendagri Tito Minta Calon Pemimpin Polri Biasakan Ambil Keputusan Berbasis Data

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:54 WIB

Kapolri Mutasi 424 Pati dan Pamen, Hengki Haryadi Pimpin Polda Papua Barat Daya

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:09 WIB

Bima Arya Dorong DPRD Perkuat Peran Kawal Pembangunan Daerah

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Guru Palang SMA Negeri 1 Aifat, BPK Segera Audit Dana Pendidikan Maybrat: Mata Papua Sorot Klub Bola Persemay

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:10 WIB

LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Aklamasi, Gus Yahya Minta Maaf

Berita Terbaru

Foto: Babinsa Desa Mergayu Serka Eko Hadi Wijaya bersama seorang petani membersihkan rumput liar atau gulma di area persawahan Desa Mergayu, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Senin (31/8/2026).

TNI & POLRI

Babinsa Mergayu Turun ke Sawah, Bantu Petani Bersihkan Gulma Padi

Senin, 31 Agu 2026 - 14:34 WIB

Foto: Gus Yahya Bersama YANMU
Sejumlah pengurus Yayasan Anugerah Nusantara Al-Mubarokah (YANMU) berfoto bersama K.H. Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya usai pertemuan di Jombang, Senin (31/8/2026).

Organisasi Masyarakat

Usai Pimpin PBNU, Gus Yahya Perkuat Dialog Antaragama dan Humanitarian Islam

Senin, 31 Agu 2026 - 13:49 WIB