Airlangga: Pemerintah Jaga Defisit di Bawah 3 Persen, Siapkan WFH hingga Konversi Energi

- Jurnalis

Jumat, 20 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah terus memperkuat ketahanan fiskal nasional di tengah tekanan global, termasuk kenaikan harga energi dan komoditas. Upaya ini dilakukan dengan menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap terkendali serta mendorong efisiensi belanja kementerian dan lembaga.

Pemerintah terus memperkuat ketahanan fiskal nasional di tengah tekanan global, termasuk kenaikan harga energi dan komoditas. Upaya ini dilakukan dengan menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap terkendali serta mendorong efisiensi belanja kementerian dan lembaga.

Jakarta — Pemerintah terus memperkuat ketahanan fiskal nasional di tengah tekanan global, termasuk kenaikan harga energi dan komoditas. Upaya ini dilakukan dengan menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap terkendali serta mendorong efisiensi belanja kementerian dan lembaga.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah menargetkan defisit APBN tetap berada di bawah 3 persen sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Kita menjaga APBN agar defisit tetap di bawah 3 persen dan dilakukan efisiensi dari berbagai kementerian dan lembaga,” ujar Airlangga usai rapat di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/3).
Selain menjaga fiskal, pemerintah juga menyiapkan langkah antisipatif terhadap dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan komoditas. Salah satunya dengan meningkatkan produksi batu bara melalui penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).

Pemerintah juga tengah mengkaji penyesuaian kebijakan pajak ekspor batu bara guna mengoptimalkan penerimaan negara, seiring tren kenaikan harga komoditas global.

Di sektor energi, pemerintah mendorong percepatan konversi pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) menjadi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) sebagai langkah efisiensi dan pengurangan ketergantungan pada energi fosil. Penugasan tersebut diberikan kepada Badan Pengelola Investasi Danantara untuk segera ditindaklanjuti.
Tak hanya itu, pemerintah juga mengkaji kebijakan fleksibilitas kerja melalui skema work from home (WFH) satu hari dalam lima hari kerja. Kebijakan ini dinilai dapat menghemat konsumsi bahan bakar dari sektor transportasi.

Ada penghematan dari segi mobilitas, terutama penggunaan bensin, yang bisa mencapai sekitar seperlima dari konsumsi biasa,” kata Airlangga.
Ia menambahkan, kebijakan WFH tidak hanya ditujukan bagi aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga diharapkan dapat diadopsi oleh sektor swasta dan pemerintah daerah.

Rencana implementasi WFH dijadwalkan mulai diterapkan setelah Hari Raya Idulfitri 2026, meski waktu pastinya masih menunggu perkembangan situasi global, termasuk harga minyak dan kondisi geopolitik.

Nanti kita lihat situasinya, harga minyak dan kondisi global,” ujarnya.
Langkah-langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus memperkuat kemandirian energi di tengah ketidakpastian global.

Berita Terkait

Menteri Maman Siapkan Aturan Baru untuk Lindungi UMKM di Marketplace
Airlangga dan Menlu Belarus Bahas Penerbangan Langsung hingga Pasokan Pupuk Potash
Jaksa Agung Dorong Denda Damai Jadi Instrumen Pemulihan Fiskal usai Gejolak IHSG
70 CPNS Kemenko Perekonomian Resmi Jadi PNS, Disebut Berpeluang Jadi Pimpinan Masa Depan
Mendag Busan Sebut Banyak UMKM Punya Produk Bagus tapi Belum Paham Ekspor
Pemerintah Genjot Pembiayaan dan Digitalisasi, 1.000 UMKM Kreatif Bali Teken Akad KUR
Rakernas Ivendo 2026: 8 Program Nasional Disepakati, Pelaku Industri Event Tetap Optimistis di Tengah Tekanan Ekonomi
Pemkab Bulungan Perkuat Promosi Potensi Daerah Lewat Festival Bulungan Berkarya di Sarinah
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:28 WIB

Menteri Maman Siapkan Aturan Baru untuk Lindungi UMKM di Marketplace

Senin, 18 Mei 2026 - 01:53 WIB

Airlangga dan Menlu Belarus Bahas Penerbangan Langsung hingga Pasokan Pupuk Potash

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:43 WIB

Jaksa Agung Dorong Denda Damai Jadi Instrumen Pemulihan Fiskal usai Gejolak IHSG

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:03 WIB

70 CPNS Kemenko Perekonomian Resmi Jadi PNS, Disebut Berpeluang Jadi Pimpinan Masa Depan

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:54 WIB

Mendag Busan Sebut Banyak UMKM Punya Produk Bagus tapi Belum Paham Ekspor

Berita Terbaru

Foto: Delegasi Ordinariatus Castrensis Indonesia (OCI) dipimpin Wakil Uskup TNI-Polri Rm. Yos Bintoro, Pr melakukan audiensi perdana dengan Kedutaan Besar Vatikan di Jakarta, Rabu (20/5/2026).

TNI & POLRI

Audiensi Perdana OCI Jadi Tonggak Sejarah Keuskupan TNI-Polri

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:47 WIB

Foto: Rapat koordinasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW)

Wali Kota Jakarta Pusat

PWI Jaya Gelar UKW ke-65 di Kantor Wali Kota Jakpus

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:42 WIB