Suara Tenang KH As’ad: Stabilitas Jadi Taruhan Pertemuan Prabowo-Megawati

- Jurnalis

Kamis, 21 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KH As’ad: Silaturahmi Politik Prabowo-Megawati Simbol Kepentingan Bangsa

KH As’ad: Silaturahmi Politik Prabowo-Megawati Simbol Kepentingan Bangsa

JAKARTA — Di ruang kerja yang sederhana di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, KH As’ad Said Ali menyambut kami dengan senyum ramah. Mantan Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) itu masih terlihat bersemangat ketika diminta memberi pandangan soal dinamika politik mutakhir. Meski tak lagi berada di lingkaran kekuasaan, analisanya tetap ditunggu, terutama karena sikapnya yang tenang dan tajam.

Isu yang mengemuka kali ini adalah rencana pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

“Yang paling penting dari pertemuan itu adalah stabilitas,” ujar As’ad dengan nada datar namun penuh penekanan, Selasa (20/8/2025). Menurutnya, dukungan partai sebesar PDI Perjuangan akan memberi ruang gerak lebih luas bagi pemerintahan yang baru berjalan beberapa bulan.

Dengan sokongan itu, lanjut As’ad, Prabowo bisa lebih leluasa melaksanakan program-program strategis tanpa terhambat riak politik. “Kalau komunikasi ini berjalan baik, rakyat juga akan merasakan manfaatnya. Kebijakan tidak lagi tersandera oleh tarik-menarik kepentingan,” katanya.

As’ad menilai, silaturahmi politik semacam itu bukan hal baru dalam tradisi politik Indonesia. Rivalitas memang kerap terjadi, tetapi pada saat yang sama rekonsiliasi juga kerap menjadi jalan untuk menjaga keseimbangan.

“Pertemuan itu bisa menjadi simbol, bahwa kepentingan bangsa lebih besar daripada kepentingan kelompok,” ujarnya.

As’ad menambahkan, publik kini menunggu konsistensi pemerintah dalam menjaga koalisi yang sehat. Yang ditunggu masyarakat, kata dia, bukan lagi pertarungan politik, melainkan hasil nyata berupa stabilitas ekonomi, kepastian hukum, dan peningkatan kesejahteraan.

Wawancara sore itu ditutup dengan keheningan sejenak. Namun pesan KH As’ad masih terngiang: stabilitas adalah harga mahal dalam politik, dan pertemuan dua tokoh besar bangsa bisa menjadi kuncinya.

Berita Terkait

Srikandi Banteng Ambil Kendali, Meyske Lempoy Pimpin PAC Kebayoran Lama
Parkir Liar Beroperasi Terang-terangan, Publik Soroti Kinerja Dishub Jakpus
Inspiratif, Ibu Lima Anak ini Lulus Magister Administrasi Publik Sambil Bekerja
Buka Puasa Bareng Advokat dan Ormas, PADI Tangsel Bagikan 1.447 Takjil di Pondok Aren
Ombudsman Soroti Rencana Impor 105 Ribu Kendaraan Logistik Desa, Ingatkan Risiko Tak Sinkron B40
Rekam Jejak Lengkap, Laksdya Hersan Kian Difavoritkan Jadi Kasal
Pemerintah Tetapkan Awal Ramadhan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026
Indonesia–Uni Eropa Teken Joint Announcement, Perkuat Dialog Halal dan Fasilitasi Perdagangan
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 10:17 WIB

Srikandi Banteng Ambil Kendali, Meyske Lempoy Pimpin PAC Kebayoran Lama

Jumat, 27 Maret 2026 - 11:47 WIB

Parkir Liar Beroperasi Terang-terangan, Publik Soroti Kinerja Dishub Jakpus

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:01 WIB

Inspiratif, Ibu Lima Anak ini Lulus Magister Administrasi Publik Sambil Bekerja

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:26 WIB

Buka Puasa Bareng Advokat dan Ormas, PADI Tangsel Bagikan 1.447 Takjil di Pondok Aren

Selasa, 3 Maret 2026 - 20:21 WIB

Ombudsman Soroti Rencana Impor 105 Ribu Kendaraan Logistik Desa, Ingatkan Risiko Tak Sinkron B40

Berita Terbaru