JAKARTA — PT Bank Mandiri Taspen melakukan transformasi struktur organisasi dengan membuka 10 kantor wilayah yang masing-masing dipimpin Regional Chief Executive Officer (RCEO).
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperkuat pengambilan keputusan di tingkat regional sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis yang lebih adaptif dan berkelanjutan.
Peresmian 10 kantor wilayah itu dilakukan melalui acara Go-Live Regional Chief Executive Officer (RCEO) bertajuk “Empowering Region, Accelerating Growth” di Kantor Cabang Pembantu (KCP) Jakarta Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (9/9).
Kegiatan tersebut diikuti pegawai Bank Mandiri Taspen secara hybrid.
Direktur Utama Bank Mandiri Taspen Panji Irawan mengatakan, penerapan struktur RCEO ditujukan untuk membuat organisasi lebih responsif terhadap kebutuhan bisnis serta karakteristik setiap wilayah.
“Melalui RCEO ini, kita memperkuat kepemimpinan regional dan mendelegasikan kewenangan secara terukur, agar keputusan lebih cepat, kolaborasi lebih kuat, dan pertumbuhan lebih merata di seluruh Indonesia,” kata Panji dalam sambutannya.
Menurutnya, penguatan kepemimpinan di daerah diharapkan dapat memperpendek jalur koordinasi dan meningkatkan akuntabilitas. Dengan demikian, masing-masing regional dapat bergerak lebih cepat namun tetap berada dalam arah strategis yang sama dengan perusahaan.
Panji menegaskan pembentukan RCEO bukan ditujukan untuk menambah lapisan birokrasi di tubuh perusahaan.
“Ini juga bukan sekadar perubahan nama jabatan dari distribution office, dari distribution head menjadi kantor regional. RCEO menjadi pemimpin bisnis wilayah yang bertanggung jawab atas profit dan loss, kualitas, portofolio, layanan, pengembangan ekosistem, dan sumber daya manusia,” ujarnya.
Dalam acara tersebut, Bank Mandiri Taspen juga menampilkan video perjalanan transformasi perusahaan. Tayangan itu menggambarkan penguatan organisasi dan perubahan cara kerja sebagai bagian dari agenda transformasi secara menyeluruh.
Perseroan menempatkan regional sebagai salah satu ujung tombak dalam mempercepat pencapaian target bisnis. Dengan kewenangan yang lebih dekat ke wilayah, keputusan diharapkan dapat lebih sesuai dengan kebutuhan nasabah dan potensi masing-masing daerah.
Panji mengatakan transformasi organisasi pada akhirnya harus menghasilkan dampak yang dapat dirasakan secara langsung oleh perusahaan, karyawan, maupun nasabah.
“Kami ingin transformasi ini pada akhirnya memberikan dampak nyata, baik bagi organisasi, insan Bank Mandiri Taspen, maupun nasabah. Karena itu, implementasi RCEO harus diterjemahkan menjadi tindakan dan kinerja yang nyata di setiap regional,” katanya.
Implementasi RCEO tersebut menjadi bagian dari langkah Bank Mandiri Taspen untuk mewujudkan aspirasi perusahaan sebagai “The Undisputed Leader” in Indonesia’s Senior Citizen Financial Ecosystem.
(Helmi AR)



































