Ketua PWI Jakarta Pusat Soroti Kaburnya Tujuh Tahanan dari Rutan Salemba, Pecat Oknum yang terlibat

- Jurnalis

Kamis, 14 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – 14 November 2024 – Ketua Pokja PWI Jakarta Pusat, Helmi AR, angkat bicara terkait kaburnya tujuh tahanan dari Rutan Salemba, Jakarta Pusat. Helmi menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa tersebut dan mendesak agar dilakukan investigasi menyeluruh terhadap kemungkinan keterlibatan oknum di dalam lapas.

 

“Kami sangat prihatin dan merasa terpukul dengan kaburnya tujuh napi dari Rutan Salemba ini,” ujar Helmi kepada media, Kamis (14/11/2024). Ia mengungkapkan pentingnya pengusutan tuntas agar ditemukan benang merah yang memungkinkan para tahanan tersebut bisa melarikan diri. “Ini adalah kejadian serius yang perlu diungkap, termasuk jika ada dugaan oknum yang bekerja sama dengan para napi,” tambahnya.

 

Sebagai Ketua Pokja PWI yang wilayah kerjanya berada di Jakarta Pusat, Helmi merasa memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan keamanan di wilayah tersebut. Ia meminta Menteri Hukum dan HAM agar menindak tegas pihak-pihak yang diduga terlibat dalam peristiwa kaburnya tahanan ini.

 

“Peristiwa kaburnya tujuh napi ini memicu perhatian publik, khususnya masyarakat Jakarta Pusat, yang berharap agar kejadian serupa dapat dicegah di masa depan,” jelas ketua PWI Pokja Walikota Jakpus, Kamis (14/11/2024) dalam keterangan di kantor PWI Pokja Jakpus, gedung C, lt 3.

 

Perlu diketahui, POLISI ikut mengejar tujuh tahanan dan narapidana yang kabur dari Rutan Salemba, Jakarta Pusat. Pihak kepolisian sudah mengantongi data-data para tahanan dan narapidana yang kabur.

 

“Data-data para tahanan dan napi yang kabur sudah ada di jajaran Reskrim dipegang oleh Pak Kasat Reskrim selanjutnya dilakukan komunikasi lebih lanjut dan dilakukan pencarian, ada 7 ya yang melarikan diri,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Kamis (14/11).

 

Dia juga menjelaskan pihak kepolisian menjalin kerja sama dengan Rutan Salemba dalam mengejar tujuh tahanan dan narapidana yang kabur pada Selasa (12/11) pagi. Dia mengungkap Polres Metro Jakarta Pusat pun sudah melakukan olah TKP.

Berita Terkait

Pengelola Sulit Dihubungi, Sejumlah Pengusaha Ayam di Bekasi Khawatir Modal Tak Kembali
Urugan Liar Tutup Resapan Air, Warga Perbatasan Jakarta–Banten Terancam Banjir
Imigrasi Serahkan WN China Terduga Pemburu Penyu Ilegal ke Polda Papua Barat Daya
Pengadaan Laptop hingga Printer Proyek HDDAP Kementan Disorot, Dugaan Mark Up dan Permainan Tender Mencuat
Bongkar Aktor di Balik PETI Hulu Bintauna, Raldy Doy Minta Instruksi Kapolda Dikawal
PETI Hulu Bintauna Disorot, Raldy Doy Desak Instruksi Kapolda Sulut Tak Berhenti di Atas Kertas
Urugan di Petukangan Selatan Tetap Jalan, Tindak Lanjut Pemerintah Dipertanyakan
RPA Ilegal Tetap Beroperasi Usai Disidak, Penerapan Aturan Pemkot Jaksel Dipertanyakan
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.
Ketua PWI Jakarta Pusat Soroti Kaburnya Tujuh Tahanan dari Rutan Salemba

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Pengelola Sulit Dihubungi, Sejumlah Pengusaha Ayam di Bekasi Khawatir Modal Tak Kembali

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:44 WIB

Urugan Liar Tutup Resapan Air, Warga Perbatasan Jakarta–Banten Terancam Banjir

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:38 WIB

Imigrasi Serahkan WN China Terduga Pemburu Penyu Ilegal ke Polda Papua Barat Daya

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Pengadaan Laptop hingga Printer Proyek HDDAP Kementan Disorot, Dugaan Mark Up dan Permainan Tender Mencuat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Bongkar Aktor di Balik PETI Hulu Bintauna, Raldy Doy Minta Instruksi Kapolda Dikawal

Berita Terbaru