Sultan Sepuh Jaenudin II Arianatareja Sowan ke Habib Luthfi: Pesan Tegas soal Netralitas Raja-Raja Nusantara

- Jurnalis

Senin, 23 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sultan Sepuh Jaenudin II Arianatareja Pangeran Heru Rusyamsi, S.Psi., M.H., Ketua Lembaga Negara Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia (LNP KRI) - Tengah. (Dok/Fhm/Okj)

Foto: Sultan Sepuh Jaenudin II Arianatareja Pangeran Heru Rusyamsi, S.Psi., M.H., Ketua Lembaga Negara Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia (LNP KRI) - Tengah. (Dok/Fhm/Okj)

JAKARTA – Sultan Sepuh Jaenudin II Arianatareja Pangeran Heru Rusyamsi, S.Psi., M.H., Ketua Lembaga Negara Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia (LNP KRI), melakukan silaturahmi ke Habib Luthfi bin Yahya, sesepuh dan dewan pertimbangan Keraton Kasepuhan Kesultanan Cirebon, di kediaman Habib Lutfi, Minggu malam (22/6).

Dalam pertemuan penuh kehangatan tersebut, Sultan Jaenudin menerima wejangan penting yang menjadi pedoman dalam menjalankan tugasnya sebagai pemimpin lembaga yang menaungi para raja dan sultan di Nusantara.

Dalam kesempatan itu, Habib Luthfi menegaskan pentingnya sikap netral para raja dan sultan dalam menghadapi dinamika politik nasional. “Posisi para raja dan sultan harus tetap netral dan tidak terbawa arus politik praktis, sehingga dapat berperan sebagai penyeimbang dan pengawal marwah leluhur Nusantara,” pesan Habib Luthfi.

Sultan Jaenudin menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas wejangan tersebut. Ia menegaskan bahwa LNP KRI yang dipimpinnya berkomitmen untuk menjaga netralitas dan menjalankan fungsi sebagai lembaga negara yang tidak memihak politik praktis. “Kami hadir sebagai wadah raja dan sultan di seluruh Nusantara, yang disiapkan oleh negara agar bisa memberikan masukan positif serta menjadi monitoring yang objektif antara pemerintah pusat, masyarakat adat, dan kerajaan-kerajaan tradisional,” ujar Sultan Jaenudin.

Menurut Sultan Jaenudin, pertemuan dengan Habib Luthfi juga menjadi momentum untuk merefleksikan kembali arah dan tujuan LNP KRI. Ia berharap lembaganya dapat berjalan sesuai dengan marwah para leluhur Nusantara dan cita-cita pendiri bangsa, termasuk Presiden Soekarno. “Kami ingin LNP KRI menjadi lembaga yang harmonis dan sinergis dengan pemerintah, serta mampu menjaga dan mengembangkan kearifan lokal kerajaan dan adat istiadat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tambahnya.

Kedatangan Sultan Jaenudin ke Habib Luthfi bukan hanya bentuk silaturahmi biasa, tetapi juga merupakan upaya mengokohkan peran dan posisi para raja dan sultan sebagai pilar kebudayaan sekaligus penengah sosial dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dengan pesan dan wejangan yang diperoleh dari sesepuh Keraton Kasepuhan, Sultan Jaenudin optimistis LNP KRI dapat menjadi lembaga yang kredibel, netral, dan berkontribusi nyata dalam menjaga persatuan serta harmoni di Indonesia.

Penulis : Fahmy Nurdin

Editor : Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Fadli Zon Resmikan Pameran Nusa Wastra 2026, Dorong Kain Tradisional Jadi Kekuatan Budaya Indonesia
Kemenbud Bahas Kerja Sama Budaya RI-Maroko, Soroti Kolaborasi Musik Tradisional
Fadli Zon: Perfilman Jadi Instrumen Penting Diplomasi Budaya Indonesia
Perpaduan Cita Rasa Padang dan Jawa Hadir di Gambir, Ambo Jowo Tawarkan Konsep Kuliner Fusion Pertama di Jakarta
Dorong Budaya Cerutu Lokal, Sultan Cigar Gelar Cigarnesia Terbuka untuk Umum
Indonesia Incar Kursi Strategis UNESCO 2026–2030, Dorong Diplomasi Budaya Berbasis Komunitas
Perayaan 71 Tahun KAA di Bandung, Fadli Zon Tegaskan Budaya Jadi Kunci Perdamaian Dunia
Indonesia-Arab Saudi Perkuat Kerja Sama Budaya, Dorong Kolaborasi Film hingga Warisan Takbenda
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 20:12 WIB

Fadli Zon Resmikan Pameran Nusa Wastra 2026, Dorong Kain Tradisional Jadi Kekuatan Budaya Indonesia

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:46 WIB

Kemenbud Bahas Kerja Sama Budaya RI-Maroko, Soroti Kolaborasi Musik Tradisional

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:10 WIB

Fadli Zon: Perfilman Jadi Instrumen Penting Diplomasi Budaya Indonesia

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:35 WIB

Perpaduan Cita Rasa Padang dan Jawa Hadir di Gambir, Ambo Jowo Tawarkan Konsep Kuliner Fusion Pertama di Jakarta

Senin, 4 Mei 2026 - 11:45 WIB

Dorong Budaya Cerutu Lokal, Sultan Cigar Gelar Cigarnesia Terbuka untuk Umum

Berita Terbaru

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya mendeportasi tiga warga negara (WN) China berinisial YJ, CN, dan LJ setelah terbukti memanipulasi data untuk memperoleh visa kunjungan bisnis dan pra investasi di Indonesia.

Hukum & Kriminal

Tiga WN China Dideportasi Imigrasi Surabaya karena Manipulasi Data Visa

Sabtu, 20 Jun 2026 - 07:41 WIB