Pemerintah Bentuk Satgas Perbaikan Daycare, Tegaskan Nol Toleransi Kekerasan Anak

- Jurnalis

Jumat, 1 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah menegaskan komitmen nol toleransi terhadap kekerasan anak dengan membentuk gugus tugas percepatan perbaikan tata kelola layanan penitipan anak (daycare).

Pemerintah menegaskan komitmen nol toleransi terhadap kekerasan anak dengan membentuk gugus tugas percepatan perbaikan tata kelola layanan penitipan anak (daycare).

JAKARTA — Pemerintah menegaskan komitmen nol toleransi terhadap kekerasan anak dengan membentuk gugus tugas percepatan perbaikan tata kelola layanan penitipan anak (daycare).

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno mengatakan langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar negara hadir cepat dalam merespons persoalan masyarakat.

Kasus kekerasan terhadap anak adalah persoalan serius yang tidak dapat ditoleransi. Negara harus hadir cepat memberikan perlindungan dan meningkatkan kualitas layanan,” ujar Pratikno dalam rapat koordinasi di Jakarta, Jumat (1/5).

Pemerintah sebelumnya telah menutup dan menyegel Daycare Little Aresha terkait kasus kekerasan terhadap anak. Proses hukum saat ini tengah berjalan oleh aparat kepolisian.

Selain itu, pendampingan terhadap korban dan keluarga juga dilakukan melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga, termasuk keterlibatan Komisi Perlindungan Anak Indonesia dalam layanan pemulihan trauma.

Pratikno menegaskan pemerintah akan melakukan pembenahan menyeluruh terhadap sistem perlindungan dan pengasuhan anak, termasuk evaluasi layanan daycare di berbagai daerah.
“Kami meminta pemerintah daerah melakukan pengecekan kondisi daycare di wilayah masing-masing,” katanya.

Sebagai langkah konkret, pemerintah menyepakati pembentukan gugus tugas yang akan fokus pada perbaikan tata kelola daycare dalam jangka pendek hingga panjang, termasuk pengembangan sistem data terintegrasi.

Sejumlah program pengasuhan anak juga telah berjalan melalui lintas kementerian, di antaranya Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) oleh BKKBN, Taman Asuh Sejahtera oleh Kementerian Sosial, serta layanan pendidikan anak usia dini.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, serta sejumlah pejabat kementerian dan lembaga terkait.

Pemerintah berharap langkah ini mampu memperkuat sistem perlindungan anak secara menyeluruh dan mencegah terulangnya kasus serupa di masa mendatang.

Berita Terkait

Imigrasi Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah Event Internasional
Imigrasi Amankan 16 WNA Terduga Penipu Daring di Sukabumi
Angelique Verina, Pengusaha Kuliner yang Dorong Ekonomi Kreatif dari Organisasi
Kemenimipas Ungkap 774 Pelanggaran ASN, 71 Pegawai Dipecat
Pemerintah Luncurkan Program PINISI untuk Perkuat Intermediasi dan Dorong Ekonomi
Takziah ke Kemayoran, Arifin Pastikan Pemakaman dan Administrasi Berjalan Lancar
Tabrakan Argo Bromo vs KRL Bekasi Timur, Soroti Lemahnya Sistem Persinyalan dan Desak Pemisahan Jalur
UU PPRT Disahkan, PBB Sebut Indonesia Buat Terobosan Lindungi Pekerja Domestik
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:21 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Perbaikan Daycare, Tegaskan Nol Toleransi Kekerasan Anak

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:14 WIB

Imigrasi Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah Event Internasional

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:08 WIB

Imigrasi Amankan 16 WNA Terduga Penipu Daring di Sukabumi

Jumat, 1 Mei 2026 - 01:10 WIB

Angelique Verina, Pengusaha Kuliner yang Dorong Ekonomi Kreatif dari Organisasi

Kamis, 30 April 2026 - 10:32 WIB

Kemenimipas Ungkap 774 Pelanggaran ASN, 71 Pegawai Dipecat

Berita Terbaru

Foto: Korban penganiayaan berinisial AM (kanan) didampingi kuasa hukumnya melaporkan dugaan aksi kekerasan yang dilakukan oknum Ketua RT dan dua orang lainnya,

Hukum & Kriminal

Dituduh Mencuri Motor, Aminudin di Aniaya Oknum Ketua RT

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:09 WIB