Kementerian UMKM Percepat Penyaluran KUR di Sumut, 450 Pengusaha Ikut Akad Massal

- Jurnalis

Sabtu, 28 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pematang Siantar — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus memperkuat akses pembiayaan bagi pelaku usaha di daerah. Melalui Sosialisasi dan Akad Massal Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kota Pematang Siantar dan Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, pemerintah mendorong percepatan penyaluran pembiayaan yang inklusif dan tepat sasaran.

Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM, Riza Damanik, menegaskan kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempercepat penyaluran KUR sekaligus meningkatkan kualitas akses pembiayaan bagi pengusaha UMKM.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam upaya percepatan penyaluran KUR sekaligus perbaikan kualitas akses pembiayaan UMKM,” ujar Riza di Pematang Siantar, Sabtu (28/2).

Lebih dari 450 pengusaha UMKM dari Kota Pematang Siantar dan Kabupaten Simalungun mengikuti kegiatan tersebut. Dari jumlah itu, sebanyak 250 pengusaha UMKM menandatangani akad KUR secara langsung, sementara sekitar 200 lainnya mengikuti sosialisasi dan pendampingan melalui coaching clinic untuk mengatasi berbagai kendala akses pembiayaan, baik dari sisi administrasi maupun kesiapan usaha.

Kegiatan ini turut dihadiri Anggota Komisi VII DPR RI Daerah Pemilihan Sumatera Utara III, Bane Raja Manalu, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekosistem pembiayaan UMKM di daerah.

Dalam pelaksanaannya, Kementerian UMKM menggandeng sejumlah bank penyalur KUR, yakni Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara Indonesia, Bank Tabungan Negara, Bank Mandiri, serta Bank Sumut. Kolaborasi ini diharapkan mempercepat proses penyaluran sekaligus meningkatkan literasi pembiayaan di kalangan pengusaha UMKM.

Riza menambahkan, akses pembiayaan menjadi kunci transformasi UMKM agar mampu masuk ke dalam ekosistem usaha yang lebih terintegrasi, tidak hanya untuk meningkatkan omzet, tetapi juga memperkuat struktur usaha, memperluas pasar, dan meningkatkan daya saing produk dalam negeri.

Melalui kegiatan ini, kami ingin membuka bottleneck dan meningkatkan exposure KUR agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh terkait persyaratan dan tata cara mengakses pembiayaan,” katanya.

Secara nasional, penyaluran KUR sepanjang 2025 tercatat mencapai Rp270 triliun atau sekitar 94 persen dari target, dengan jumlah debitur mencapai 4,5 juta pengusaha UMKM. Dari sisi kualitas, KUR menjangkau 2,7 juta debitur baru dan mendorong 1,5 juta debitur graduasi. Bahkan, porsi penyaluran KUR ke sektor produksi untuk pertama kalinya melampaui target, mencapai 60,7 persen.

Di Sumatera Utara, sepanjang 2025 penyaluran KUR mencapai Rp14,7 triliun kepada 248 ribu pengusaha UMKM. Kabupaten Simalungun mencatat realisasi Rp1,18 triliun kepada lebih dari 21 ribu pengusaha UMKM, sementara Kota Pematang Siantar mencapai Rp234 miliar kepada sekitar 3 ribu pengusaha.
Memasuki 2026, tren positif tersebut berlanjut. Hingga 22 Februari 2026, penyaluran KUR di Sumatera Utara telah mencapai Rp1,86 triliun kepada lebih dari 32 ribu pengusaha UMKM.

Pemerintah berharap Sosialisasi dan Akad Massal KUR ini mampu memperluas akses pembiayaan, memperkuat ketahanan usaha, serta mendorong UMKM di Pematang Siantar dan Simalungun untuk terus naik kelas dan menjadi penggerak utama perekonomian daerah.

Berita Terkait

Budi: Gerai UMKM Syariah Sergai Bukan Sekadar Toko, tapi Penggerak Ekonomi Rakyat
Karcher Perkenalkan Metode PDIR di FHI 2026, Strategi Pembersihan Terintegrasi untuk Tingkatkan Standar Industri Hospitality
Pratikno: Gernas RANA Jadi Fondasi Cetak SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045
Airlangga dan Fujian Percepat Proyek TCTP, Bidik Investasi Rp37,1 Triliun
Antusiasme Pengunjung FHI 2026 Tinggi, Wismilak Angkat Cerutu Premium Indonesia ke Panggung Hospitality Internasional
Airlangga Dorong Industri Dalam Negeri Kuasai Proyek Energi, Percepat Hilirisasi dan Swasembada
Airlangga Ajak China Perkuat Investasi Berkualitas dan Perdagangan yang Lebih Seimbang
Ombudsman Soroti Dugaan Maladministrasi Kasus Pembakaran Santri di Lombok Tengah, Desak Evaluasi Pengawasan Pesantren
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:11 WIB

Budi: Gerai UMKM Syariah Sergai Bukan Sekadar Toko, tapi Penggerak Ekonomi Rakyat

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:03 WIB

Karcher Perkenalkan Metode PDIR di FHI 2026, Strategi Pembersihan Terintegrasi untuk Tingkatkan Standar Industri Hospitality

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:12 WIB

Pratikno: Gernas RANA Jadi Fondasi Cetak SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:04 WIB

Airlangga dan Fujian Percepat Proyek TCTP, Bidik Investasi Rp37,1 Triliun

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:50 WIB

Antusiasme Pengunjung FHI 2026 Tinggi, Wismilak Angkat Cerutu Premium Indonesia ke Panggung Hospitality Internasional

Berita Terbaru