JAKARTA — Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan Jakarta Selatan yang digelar di kantor DPC di Jalan Pasir, Pasar Minggu, Selasa (31/3/2026), menjadi momentum penting bagi penguatan struktur partai di tingkat kecamatan.
Kegiatan yang dibagi dalam tiga sesi—pagi, siang, dan sore—diikuti perwakilan dari seluruh kecamatan di Jakarta Selatan. Antusiasme kader banteng moncong putih terlihat tinggi, terutama dalam mengikuti agenda strategis yang berfokus pada konsolidasi internal serta pemilihan kepengurusan baru di tingkat akar rumput.
Pada sesi sore, suasana semakin semarak saat pembacaan hasil pleno dan penetapan pengurus PAC Kebayoran Lama. Meyske Lempoy terpilih sebagai Ketua PAC untuk periode 2025–2030, didampingi Erwin Ibrahim sebagai Sekretaris dan Tri Susilo sebagai Bendahara.
Meyske menegaskan bahwa Musancab bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan bagian dari penataan arah kebijakan partai agar lebih berdampak bagi masyarakat.
“Musancab ini bukan hanya kegiatan internal, tetapi momentum penting untuk memperkuat arah kebijakan partai agar ke depan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Meyske saat ditemui usai acara.
Meyske menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar rapat internal pengurus PAC serta menyiapkan agenda Musyawarah Ranting (Musran) di tingkat kelurahan sebagai bagian dari konsolidasi lanjutan.
Musancab turut dihadiri perwakilan pengurus DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, jajaran DPC Jakarta Selatan, anggota DPRD DKI Jakarta Cicha Koeswoyo, serta seluruh perwakilan pengurus ranting.
Sejumlah peserta menegaskan bahwa proses pemilihan berjalan sesuai hasil pleno di tingkat ranting tanpa perubahan.
“Kami hadir untuk mengawal hasil pleno tingkat ranting, dan hasilnya tetap sesuai tanpa ada perubahan,” ujar salah seorang peserta.
Adapun susunan pengurus PAC PDI Perjuangan Kebayoran Lama periode 2025–2030 meliputi Ketua Meyske Lempoy, Sekretaris Erwin Ibrahim, dan Bendahara Tri Susilo, serta sejumlah wakil bidang, antara lain bidang organisasi, pemenangan pemilu, ideologi dan kaderisasi, pemuda dan olahraga, perempuan dan anak, pemberdayaan rakyat, tenaga kerja, hingga kebudayaan.
Terpilihnya Meyske Lempoy sebagai ketua sekaligus menegaskan peran perempuan dalam kepemimpinan politik di tingkat lokal, seiring upaya partai memperkuat struktur dan soliditas menjelang agenda politik ke depan.




































