KTT ASEAN 2026 Bahas Dampak Konflik Global hingga Ketahanan Eneri

- Jurnalis

Sabtu, 9 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN digelar di Cebu, Filipina, pada 7-9 Mei 2026 dengan fokus utama pembahasan dampak konflik global terhadap kawasan Asia Tenggara.

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN digelar di Cebu, Filipina, pada 7-9 Mei 2026 dengan fokus utama pembahasan dampak konflik global terhadap kawasan Asia Tenggara.

CEBU — Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN digelar di Cebu, Filipina, pada 7-9 Mei 2026 dengan fokus utama pembahasan dampak konflik global terhadap kawasan Asia Tenggara.

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri tiga agenda utama, yakni KTT BIMP-EAGA pada 7 Mei 2026 serta KTT ke-48 ASEAN yang berlangsung dalam sesi pleno dan retreat pada hari berikutnya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pembahasan dalam KTT ASEAN tahun ini akan menitikberatkan pada isu ketahanan energi, ketahanan pangan, dan stabilitas ekonomi kawasan.

“KTT ASEAN ke-48 ini akan fokus pada pembahasan dampak konflik global terhadap kawasan, terutama isu ketahanan energi, ketahanan pangan, dan stabilitas ekonomi di kawasan Asia Tenggara,” ujar Airlangga.

Sebagai bagian dari rangkaian KTT ASEAN, digelar pula ASEAN Economic Community (AEC) Council atau AECC Meeting di Dusit Thani Cebu pada 7 Mei 2026.

Pertemuan tahunan para Menteri Dewan Masyarakat Ekonomi ASEAN itu dipimpin Filipina selaku Ketua ASEAN 2026. Delegasi Indonesia dipimpin langsung oleh Airlangga selaku AEC Council Minister Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, para menteri membahas berbagai agenda strategis mulai dari tantangan ekonomi global, penguatan integrasi ekonomi ASEAN, transformasi digital, pengembangan UMKM, hingga aksesi Timor Leste menjadi anggota ASEAN.

Selain itu, pembahasan juga mencakup perkembangan ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA) yang kini memasuki tahap akhir legal scrubbing sebelum ditandatangani pada ASEAN Summit November 2026 mendatang.

Airlangga menyebut implementasi DEFA diproyeksikan mampu meningkatkan nilai ekonomi digital ASEAN hingga mencapai US$2 triliun pada 2030.

“Implementasi DEFA akan dapat mendongkrak nilai ekonomi digital ASEAN menjadi USD2 triliun pada tahun 2030, naik dari perkiraan awal yang sebesar USD1 triliun,” kata Airlangga.

Filipina sebagai Ketua ASEAN 2026 mengusung tema “Navigating Our Future Together” yang menekankan pentingnya penguatan persatuan dan arah kebijakan bersama di tengah tantangan global.

ASEAN juga menargetkan penyelesaian 19 Priority Economic Deliverables (PED) sepanjang 2026 yang mencakup penguatan perdagangan dan investasi, percepatan transformasi digital, pengembangan UMKM, ekonomi kreatif dan inovasi, serta pembangunan berkelanjutan dan inklusif.

Menurut Airlangga, capaian pertumbuhan ekonomi ASEAN sebesar 4,9 persen pada 2025 menunjukkan fundamental ekonomi kawasan yang tetap kuat meski menghadapi tekanan global.

“Kinerja ekonomi ASEAN ini mencerminkan fundamental kawasan Asia Tenggara yang cukup solid di tengah tekanan global,” ujarnya.

Berita Terkait

Erupsi Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Imigrasi Bebaskan Denda Overstay WNA
Anugerah M.H. Thamrin 2026 Digelar Besok, Panitia Pastikan Seluruh Persiapan Matang
BGN: 512 Siswa Terdampak Insiden Keamanan Pangan di Sidoarjo
Yusril Minta Warga Tak Terprovokasi Isu Kericuhan Pejompongan
Kemenimipas Libatkan Anak Binaan dalam Lomba 17-an di Tangerang
Bang Japar Tegaskan Komitmen Jaga Jakarta, Ajak Warga Tak Terprovokasi
Kemnaker Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Warga Jagakarsa dan Matraman
Pacuan Kuda NTB Dibidik Jadi Penggerak Prestasi, Pariwisata, dan UMKM
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 16:05 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Imigrasi Bebaskan Denda Overstay WNA

Minggu, 6 September 2026 - 19:06 WIB

Anugerah M.H. Thamrin 2026 Digelar Besok, Panitia Pastikan Seluruh Persiapan Matang

Jumat, 4 September 2026 - 12:16 WIB

BGN: 512 Siswa Terdampak Insiden Keamanan Pangan di Sidoarjo

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:52 WIB

Yusril Minta Warga Tak Terprovokasi Isu Kericuhan Pejompongan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:35 WIB

Kemenimipas Libatkan Anak Binaan dalam Lomba 17-an di Tangerang

Berita Terbaru

Foto: Sejumlah anak yatim menerima santunan dalam kegiatan Jumat Berkah yang digelar Unit Reskrim Polsek Tambora, Jakarta Barat, Jumat (25/9/2026).

TNI & POLRI

Polsek Tambora Hadirkan Jumat Berkah, Anak Yatim Terima Santunan

Jumat, 25 Sep 2026 - 18:57 WIB

Foto: Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin saat mengikuti penilaian Posyandu Bidang Kesehatan Berprestasi Tingkat Nasional 2026 secara daring di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Jumat (25/9/2026).

Wali Kota Jakarta Pusat

Posyandu Melati 2 Duri Pulo Bawa Nama DKI di Pentas Nasional

Jumat, 25 Sep 2026 - 18:37 WIB

Foto: Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin bersama Ketua TP PKK Kota Administrasi Jakarta Timur Essie Feransie Munjirin memanen golden melon di lahan urban farming halaman bekas SMK Santa Lucia, RW 012, Kelurahan Rawamangun, Kecamatan Pulogadung, Jumat (25/9/2026).

Wali Kota Jakarta Pusat

Munjirin Dorong Warga Ubah Lahan Kosong Jadi Kebun Produktif

Jumat, 25 Sep 2026 - 16:55 WIB

Foto: Sejumlah anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) berfoto bersama di kawasan Situs Megalitikum Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat, Kamis Malam, (24/9/2026).

PWI

PWI Doa untuk Indonesia dari Teras 5 Gunung Padang

Jumat, 25 Sep 2026 - 16:40 WIB