Ombudsman Awasi Ketat Penyelenggaraan Haji 2026, Soroti Transisi Kementerian dan Layanan Jemaah

- Jurnalis

Kamis, 23 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

memperketat pengawasan terhadap penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan kualitas pelayanan kepada jemaah tetap optimal di tengah proses transisi kelembagaan serta dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah.

memperketat pengawasan terhadap penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan kualitas pelayanan kepada jemaah tetap optimal di tengah proses transisi kelembagaan serta dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah.

JAKARTA — Ombudsman Republik Indonesia memperketat pengawasan terhadap penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan kualitas pelayanan kepada jemaah tetap optimal di tengah proses transisi kelembagaan serta dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Anggota Ombudsman RI, Nuzran Joher dan Partono, turun langsung memantau proses pelepasan kloter pertama jemaah haji Embarkasi Jakarta-Pondok Gede.

Pemantauan dilakukan di Asrama Haji Pondok Gede dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Kamis (23/4/2026).

Nuzran menyebut, penyelenggaraan haji tahun ini menjadi momentum penting karena untuk pertama kalinya dikelola sepenuhnya oleh Kementerian Haji dan Umrah. Kondisi tersebut, menurutnya, menuntut adaptasi cepat agar pelayanan publik tetap berjalan maksimal.

Penyelenggaraan haji 2026 menjadi momentum krusial karena untuk pertama kalinya dikelola sepenuhnya oleh Kementerian Haji dan Umrah. Selain transisi internal, kondisi geopolitik di Timur Tengah juga menjadi perhatian agar tidak mengganggu pelayanan bagi jemaah Indonesia,” ujar Nuzran.

Dalam pengawasan tersebut, Ombudsman menyoroti rantai layanan haji di dalam negeri, mulai dari pemondokan di asrama haji, layanan konsumsi, administrasi, pemeriksaan kesehatan, pembagian uang saku (living cost), hingga proses keberangkatan di bandara.

Dari hasil pemantauan di Asrama Haji Pondok Gede, Ombudsman menilai alur pelayanan secara umum berjalan lancar. Namun demikian, ia menegaskan bahwa seluruh proses layanan harus memenuhi standar pelayanan publik yang jelas, terukur, dan akuntabel.

Ombudsman juga memberikan perhatian khusus terhadap jemaah kelompok rentan, termasuk lanjut usia dan penyandang disabilitas. Menurut Nuzran, kelompok ini harus mendapatkan layanan yang adaptif dengan pendampingan dan fasilitas yang sesuai kebutuhan.

Sementara di Bandara Soekarno-Hatta, sejumlah jemaah yang ditemui menyampaikan bahwa layanan di Asrama Haji Cipondoh, Tangerang, dinilai cukup baik, baik dari sisi fasilitas maupun konsumsi.

Ombudsman RI menegaskan komitmennya untuk terus mengawal penyelenggaraan haji 2026. Lembaga ini juga mengajak masyarakat dan jemaah untuk aktif melaporkan dugaan maladministrasi dalam pelayanan.

Ombudsman RI berharap penyelenggaraan haji 2026 dapat berlangsung akuntabel, transparan, dan memberikan kepastian layanan bagi seluruh jemaah Indonesia. Kami akan melakukan pemantauan di seluruh embarkasi untuk memastikan pelayanan berjalan sesuai standar,” kata Nuzran

Berita Terkait

Dar Edi Yoga: Penyelesaian BLBI Perlu Dialog Berbasis Data dan Kepastian Hukum
Polda Metro Jaya Ungkap Modus Penyebaran Hoaks Digital, Sembilan Orang Resmi Jadi Tersangka
FSP BUMN Bersatu Ungkap Dugaan Pemerasan Mantan Kajari dalam Kasus Pengerukan Pelindo
Dr. Santrawan: Penegakan Hukum OJK Harus Perkuat Integritas dan Kepercayaan Publik
Patroli Perintis Presisi PMJ Amankan Tiga Pemuda di Jakarta Timur, Diduga Terlibat Kejahatan Jalanan
Ditjenpas Klarifikasi Video Rumah Dinas Kalapas Waingapu, Sebut Kejadian Lama
Proyek Geothermal Tampomas Kian Memanas, MASL Adukan Pemkab Sumedang ke Ombudsman dan BPKP
Operasi Berantas Jaya 2026: Polda Metro Jaya Ungkap 769 Kasus Curanmor, Amankan 729 Tersangka dan Ratusan Barang Bukti
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:29 WIB

Dar Edi Yoga: Penyelesaian BLBI Perlu Dialog Berbasis Data dan Kepastian Hukum

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:53 WIB

Polda Metro Jaya Ungkap Modus Penyebaran Hoaks Digital, Sembilan Orang Resmi Jadi Tersangka

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:06 WIB

FSP BUMN Bersatu Ungkap Dugaan Pemerasan Mantan Kajari dalam Kasus Pengerukan Pelindo

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Dr. Santrawan: Penegakan Hukum OJK Harus Perkuat Integritas dan Kepercayaan Publik

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:49 WIB

Patroli Perintis Presisi PMJ Amankan Tiga Pemuda di Jakarta Timur, Diduga Terlibat Kejahatan Jalanan

Berita Terbaru

Foto: Tim juri MHT ke-52 PWI Jaya 2026 saat mengikuti proses penjurian dua kategori khusus, “Menyongsong 5 Abad Jakarta” dan “Literasi Bank Jakarta”, di Jakarta. Hasil penjurian akan diumumkan dalam Malam Anugerah MHT ke-52 pada 27 Agustus 2026.

PWI

Dua Kategori Khusus MHT ke-52 Masuk Tahap Final

Selasa, 11 Agu 2026 - 00:11 WIB