Rd. Sandy Tumiwa Dampingi Yang Dipertuan Agung DAN-RI dalam Silaturahmi Strategis dengan Wakil Ketua DPR RI

- Jurnalis

Rabu, 22 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pertemuan antara Dewan Adat Nasional Republik Indonesia (DAN-RI) dengan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (20/7/2026). (Dok-Istimewa)

Foto: Pertemuan antara Dewan Adat Nasional Republik Indonesia (DAN-RI) dengan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (20/7/2026). (Dok-Istimewa)

JAKARTA – Upaya memperkuat peran lembaga adat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kembali mendapat perhatian melalui pertemuan antara Dewan Adat Nasional Republik Indonesia (DAN-RI) dengan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Kunjungan silaturahmi yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (20/7), menjadi ruang dialog untuk membahas pentingnya kolaborasi antara institusi adat dan negara dalam menjaga persatuan nasional sekaligus melestarikan nilai-nilai budaya Nusantara.

Dalam pertemuan tersebut, Yang Dipertuan Agung DAN-RI, Kanjeng Gusti Sultan Sepuh Pangeran Heru Rusyamsi Arianatareja, didampingi Staf Khusus Yang Dipertuan Agung DAN-RI, Rd. Sandy Tumiwa, S.H., saat melakukan silaturahmi dengan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan diwarnai diskusi mengenai berbagai gagasan strategis terkait penguatan eksistensi lembaga adat sebagai bagian dari identitas bangsa Indonesia.

Staf Khusus Yang Dipertuan Agung DAN-RI, Rd. Sandy Tumiwa, menjelaskan bahwa kehadirannya dalam agenda tersebut merupakan bagian dari tugas pendampingan guna memastikan seluruh rangkaian komunikasi dan koordinasi berjalan secara efektif.

Menurut Sandy, silaturahmi tersebut tidak sekadar menjadi kunjungan kehormatan, melainkan juga membuka ruang dialog yang konstruktif antara Dewan Adat Nasional Republik Indonesia dengan lembaga legislatif sebagai representasi negara.

“Silaturahmi ini menjadi langkah positif dalam membangun kolaborasi antara Dewan Adat Nasional Republik Indonesia dengan lembaga negara. Semangatnya adalah menjaga persatuan bangsa dengan tetap menghormati sejarah, budaya, dan adat istiadat Nusantara,” ujar Sandy Tumiwa dalam keterangan yang diterima redaksi, Rabu (22/7/2026).

Ia menilai, Indonesia sebagai negara yang memiliki keberagaman suku, budaya, dan adat istiadat memerlukan sinergi yang kuat antara pemerintah, lembaga negara, serta para pemangku adat agar nilai-nilai kearifan lokal tetap terpelihara di tengah dinamika pembangunan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Yang Dipertuan Agung DAN-RI menekankan pentingnya harmonisasi hubungan antara kerajaan-kerajaan Nusantara yang memiliki nilai historis dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai negara modern yang berlandaskan konstitusi.

Menurutnya, keberadaan lembaga adat dan kerajaan di berbagai daerah merupakan bagian dari perjalanan panjang sejarah Indonesia yang memiliki kontribusi dalam menjaga identitas budaya bangsa. Oleh karena itu, hubungan yang harmonis antara institusi adat dengan negara dinilai menjadi modal penting untuk memperkuat persatuan serta memperkokoh karakter kebangsaan.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menyambut positif kunjungan tersebut. Ia memandang komunikasi dan dialog dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk lembaga adat, merupakan bagian dari upaya membangun kebersamaan dalam menjaga keutuhan bangsa.

Pertemuan itu juga menjadi wadah pertukaran pandangan mengenai pentingnya pelestarian budaya, sejarah, serta nilai-nilai luhur Nusantara agar tetap relevan di tengah perkembangan zaman. Sinergi antara lembaga adat dan lembaga negara dinilai dapat memberikan kontribusi positif dalam memperkuat kehidupan berbangsa yang berlandaskan semangat persatuan dalam keberagaman.

Agenda silaturahmi tersebut turut dihadiri Koordinator Alumni Universitas Islam Azzahra, Muhammar. Kehadirannya menambah nuansa kekeluargaan dalam pertemuan, mengingat Kanjeng Gusti Sultan Sepuh Pangeran Heru Rusyamsi Arianatareja dan Sufmi Dasco Ahmad diketahui sama-sama merupakan alumni Universitas Islam Azzahra. Kesamaan latar belakang tersebut turut menciptakan suasana diskusi yang berlangsung akrab, terbuka, dan penuh semangat kebersamaan.

Selain membahas hubungan kelembagaan, dialog juga mencerminkan komitmen bersama untuk terus membangun komunikasi yang berkesinambungan antara Dewan Adat Nasional Republik Indonesia dengan DPR RI. Langkah tersebut dipandang penting dalam mendukung berbagai upaya pelestarian budaya nasional, penguatan nilai sejarah, serta pengembangan kearifan lokal sebagai bagian dari fondasi pembangunan Indonesia.

Melalui pertemuan ini, kedua belah pihak diharapkan dapat terus memperkuat kerja sama dalam berbagai bidang yang berkaitan dengan pelestarian adat, budaya, dan warisan sejarah bangsa.

Sinergi antara lembaga adat dan lembaga negara dinilai menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga identitas nasional, memperkuat persatuan, serta memastikan nilai-nilai luhur Nusantara tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan nasional.

Editor: Fahmy Nurdin

Berita Terkait

Peringati Hari Anak Nasional, Pita Kuning Ajak Anak Pejuang Kanker Belajar dan Berkreasi Lewat Piknik Edukatif di TMII
Satgas PRR Dorong Mitigasi Permanen Usai Banjir Tapanuli Tengah, Penguatan Tanggul Jadi Prioritas
CIC: Dalih Hibah Tin Slag Diduga Hanya Kamuflase, KPK Diminta Bongkar Aktor di Baliknya
YPJI Soroti Pernyataan Hotman Paris, Ingatkan Pentingnya Menghormati Profesi Wartawan dan Kebebasan Pers
Habib Syakur Desak Istana Klarifikasi Pernyataan Hotman Paris Soal Kasus Febrie Adriansyah
Kemenbud Gandeng Danantara Perkuat Ekosistem Budaya, Siapkan Tiga Museum Baru
Imigrasi Bali Kerahkan 104 Petugas Patroli Dharma Dewata, 342 WNA Terjaring Pengawasan
Arsitektur Inovasi Negara Pancasila: Saat Negara Harus Memimpin, Bukan Sekadar Mengatur
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:42 WIB

Rd. Sandy Tumiwa Dampingi Yang Dipertuan Agung DAN-RI dalam Silaturahmi Strategis dengan Wakil Ketua DPR RI

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:58 WIB

Peringati Hari Anak Nasional, Pita Kuning Ajak Anak Pejuang Kanker Belajar dan Berkreasi Lewat Piknik Edukatif di TMII

Senin, 20 Juli 2026 - 13:56 WIB

CIC: Dalih Hibah Tin Slag Diduga Hanya Kamuflase, KPK Diminta Bongkar Aktor di Baliknya

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:19 WIB

YPJI Soroti Pernyataan Hotman Paris, Ingatkan Pentingnya Menghormati Profesi Wartawan dan Kebebasan Pers

Minggu, 19 Juli 2026 - 12:56 WIB

Habib Syakur Desak Istana Klarifikasi Pernyataan Hotman Paris Soal Kasus Febrie Adriansyah

Berita Terbaru