Prabowo Subianto, World Economic Forum, WEF Davos 2026, Ekonomi Global, Kabinet Merah Putih, Airlangga Hartarto

- Jurnalis

Sabtu, 24 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 yang digelar di Davos, Swiss, Jumat (23/1).

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 yang digelar di Davos, Swiss, Jumat (23/1).

Davos –  Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 yang digelar di Davos, Swiss, Jumat (23/1). Forum ekonomi global bergengsi ini membahas dinamika terkini yang memengaruhi perekonomian dunia.

Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih turut mendampingi Presiden Prabowo dalam forum tersebut, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Dalam agenda WEF, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya perdamaian dan stabilitas sebagai fondasi utama pembangunan ekonomi global.
“Perdamaian dan stabilitas adalah aset paling berharga yang kita miliki. Keduanya bukanlah kemewahan, melainkan prasyarat utama bagi pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran bersama,” ujar Prabowo dalam pernyataannya.

Paparan Visi Ekonomi Indonesia
Agenda utama Indonesia dalam WEF Annual Meeting 2026 adalah pidato Presiden Prabowo Subianto pada sesi Special Address yang berlangsung di Davos Congress Center. Kehadiran Prabowo dinilai memiliki makna strategis untuk menyampaikan arah dan pemikiran ekonomi Indonesia di bawah kepemimpinannya.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Presiden Prabowo memaparkan secara komprehensif program prioritas ekonomi yang berorientasi pada kepentingan rakyat serta menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha.

Bapak Presiden secara tegas menjelaskan program-program ekonomi prioritas yang pro rakyat. Beliau juga menegaskan cara memimpin Indonesia, yakni kebijakan sosial harus meningkatkan produktivitas, dan produktivitas harus menghasilkan pertumbuhan,” kata Airlangga.
Dorong Investasi Ekonomi Digital
Di sela-sela rangkaian acara WEF, Menko Airlangga juga menggelar pertemuan dengan pelaku usaha, khususnya di sektor ekonomi digital, sebagai tindak lanjut perundingan tarif antara Indonesia dan Amerika Serikat.

Bertempat di Indonesia Pavilion, Airlangga berdialog dengan sejumlah pimpinan perusahaan digital asal Amerika Serikat untuk membahas potensi investasi di Indonesia. Beberapa perusahaan yang menunjukkan ketertarikan antara lain Nvidia, Amazon Web Service (AWS), Docusign, CrowdStrike, dan Cloudflare.
Dari pihak Indonesia, pertemuan tersebut turut dihadiri Nongsa Digital Park, pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Batam. Diskusi mencakup tren ekonomi digital global serta peluang pengembangan investasi di Indonesia, khususnya di sektor pusat data, keamanan siber, dan infrastruktur digital.

Pertemuan Bilateral dengan Yordania
Pada kesempatan yang sama, Menko Airlangga juga bertemu dengan Menteri Investasi Yordania Tareq Abu Ghazaleh. Pertemuan tersebut turut dihadiri Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani serta Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia Pandu Sjahrir.

Dalam pertemuan tersebut dibahas tindak lanjut Nota Kesepahaman (MoU) antara Danantara Indonesia dan Jordan Investment Fund terkait peluang investasi strategis di Kerajaan Hashemite Yordania.
Selain Presiden dan Menko Perekonomian, WEF Annual Meeting 2026 juga dihadiri oleh Menteri Luar Negeri, Menteri Komunikasi dan Digitalisasi, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sekretaris Kabinet, Wakil Menteri Keuangan, serta Sekretaris Kemenko Perekonomian.

Berita Terkait

Kemenko Perekonomian Perkuat Kapasitas Negosiator RI Lewat Pelatihan di China
Bank Mandiri Taspen Buka 10 Kantor Wilayah, Perkuat Kepemimpinan Regional
A Love Story in Harmony, Ajang Calon Pengantin Temukan Vendor dan Venue Pernikahan
Menko Airlangga Dorong Inklusi Keuangan Syariah untuk Perkuat Ekonomi
Nendia Primarasa Perkuat Kiprah sebagai Katering Pilihan Event Akbar
JAPFA dan Koperasi LPER Perkuat Kemitraan Peternak Ayam Broiler di Gunungkidul
Kemnaker Siapkan Kompetensi Tenaga Kerja Sambut 9 Juta Green Jobs
Menteri UMKM Maman: Perkuat Pasar Domestik Sebelum Genjot Ekspor
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari OKJAKARTA.COM di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 13:11 WIB

Kemenko Perekonomian Perkuat Kapasitas Negosiator RI Lewat Pelatihan di China

Kamis, 10 September 2026 - 17:04 WIB

Bank Mandiri Taspen Buka 10 Kantor Wilayah, Perkuat Kepemimpinan Regional

Kamis, 10 September 2026 - 12:08 WIB

A Love Story in Harmony, Ajang Calon Pengantin Temukan Vendor dan Venue Pernikahan

Rabu, 9 September 2026 - 08:19 WIB

Menko Airlangga Dorong Inklusi Keuangan Syariah untuk Perkuat Ekonomi

Jumat, 4 September 2026 - 19:43 WIB

Nendia Primarasa Perkuat Kiprah sebagai Katering Pilihan Event Akbar

Berita Terbaru